Komjen Chrysnanda: Universitas Kepolisian Jadi Fondasi Polri Profesional dan Modern

Admin Pusat
7 Feb 2026 21:58
INDONESIA 0 294
2 menit membaca

Redaksijakarta.com – Komjen Pol (Purn) Chrysnanda Dwi Laksana menegaskan bahwa keberadaan Universitas Kepolisian menjadi kebutuhan strategis bagi masa depan Polri di tengah era Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity (VUCA). Menurutnya, Polri diibaratkan sebagai bahtera besar yang terus mengarungi badai perubahan zaman, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika sosial yang cepat dan tak terduga.

banner 970x250

Ia menekankan, tanpa fondasi pendidikan yang kuat dan futuristik, Polri berisiko berjalan di tempat dan kehilangan kemampuan prediktif dalam menghadapi tantangan. Pendidikan kepolisian, kata Chrysnanda, tidak boleh sekadar menjadi syarat administratif pengembangan karier, melainkan ruang pencerahan untuk membentuk pola pikir transformatif dan karakter aparat penegak hukum.

“Belajar bukan untuk sekolah, melainkan untuk hidup. Pendidikan menentukan masa depan Polri sebagaimana menentukan masa depan bangsa,” ujar Chrysnanda, Sabtu (7/2/2026).

Chrysnanda menilai Universitas Kepolisian harus dibangun berbasis moralitas dan literasi agar mampu melahirkan polisi yang profesional, cerdas, bermoral, dan modern. Pendidikan yang berorientasi pada kemanusiaan, menurutnya, menjadi kunci agar Polri mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas, transparan, akuntabel, dan mudah diakses.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Di era digital dan kecerdasan buatan, ia mendorong model pembelajaran yang fleksibel, baik aktual maupun virtual, serta terintegrasi dengan teknologi smart campus dan big data. Model ini diyakini dapat mendukung pengembangan smart policing yang mengharmonikan pemolisian konvensional, elektronik, dan forensik secara terpadu.

Ia juga menekankan pentingnya pengembangan ilmu kepolisian sebagai disiplin akademik lintas bidang yang mengkaji masalah sosial, hukum, kejahatan, teknologi, hingga keteraturan sosial. Universitas Kepolisian diharapkan menjadi pusat unggulan (center of excellence) dalam transformasi, pengkajian, dan pengembangan ilmu kepolisian.

Menurut Chrysnanda, tujuan akhir pendidikan kepolisian adalah menjaga kemanusiaan, keteraturan sosial, dan peradaban. Polisi masa depan dituntut tidak hanya profesional secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran moral, tanggung jawab, dan disiplin untuk membangun kepercayaan publik.

“Pemolisian sejatinya adalah pengabdian bagi kemanusiaan. Dari situlah kepercayaan publik lahir,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250