
REDAKSIJAKARTA.COM | JAKARTA, Lembaga Pemuda Pemantau Bangsa Indonesia (LPPBI) meminta perbedaan pandangan antara Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak berkembang menjadi persoalan yang mengganggu soliditas pemerintahan.

Ketua Umum DPP LPPBI Benny Ario menilai perbedaan pendapat antar elite politik merupakan bagian dari dinamika demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap pernyataan politik tidak semestinya langsung dimaknai sebagai upaya memecah hubungan antar partai.
“Jangan setiap kritik kemudian ditafsirkan sebagai upaya mengadu domba. Bang Doli menyampaikan pandangan politiknya dan itu merupakan sesuatu yang wajar dalam demokrasi,” ujar Benny, Kamis (10/9/2026).
Benny mengatakan pernyataan seorang ketua umum partai politik mengenai arah pemerintahan maupun masa depan politik merupakan bagian dari ruang publik yang terbuka untuk ditanggapi.
@redaksi.jakarta
Karena itu, perbedaan tafsir seharusnya dihadapi melalui argumentasi dan komunikasi politik.
Ia menilai keberadaan kritik justru dapat menjadi bagian dari mekanisme demokrasi.
Selama disampaikan dalam koridor politik yang konstruktif, perbedaan pandangan tidak otomatis menunjukkan adanya keretakan di antara partai-partai pendukung pemerintahan.
“Soliditas koalisi tidak boleh dibangun dengan cara membungkam kritik. Soliditas justru harus lahir dari komunikasi dan keterbukaan,” katanya.
Menurut Benny, penggunaan istilah seperti “adu domba” maupun “melempar granat” secara berlebihan dalam merespons pernyataan politik justru berpotensi memperbesar polemik.
Ia meminta seluruh pihak melihat persoalan secara proporsional dan tidak mengubah perbedaan pendapat menjadi konflik terbuka.
LPPBI juga mengingatkan bahwa partai politik yang berada dalam pemerintahan Prabowo-Gibran memiliki tanggung jawab untuk menjaga stabilitas politik sekaligus memastikan agenda pemerintahan tetap berjalan.
Perbedaan pandangan, kata Benny, seharusnya tidak menggeser fokus dari kepentingan masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana koalisi tetap bekerja untuk rakyat. Perbedaan pandangan politik jangan dijadikan alasan untuk saling menjauh,” tegasnya.
Benny berharap polemik antara Doli Kurnia dan AHY dapat diselesaikan melalui komunikasi antarelite tanpa berkembang menjadi ketegangan antarkekuatan politik.
“Demokrasi membutuhkan kritik, sementara pemerintahan membutuhkan soliditas. Keduanya bisa berjalan bersamaan,” pungkas Benny Ario. (Red)
Tidak ada komentar