
Depok – Margonda Strategic Studies (MSS) berkolaborasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok menggelar diskusi publik bertajuk “Peran Masyarakat dan Keterwakilan Pemuda dalam Pemilu”. Kegiatan tersebut digelar untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam proses demokrasi.

Diskusi berlangsung di Warkocag Aesthetic, Pancoran Mas, Kota Depok, Kamis (24/9/2026). Kegiatan ini menghadirkan Ketua Bawaslu Kota Depok Muhammad Fathul Arief, Sekretaris DPC Partai Hanura Kota Depok Heri Setiyono, serta perwakilan pemuda Diaz Rukanda. Diskusi dipandu oleh Deny Wahyudi.
Dalam diskusi, Muhammad Fathul Arief menekankan bahwa keterlibatan pemuda dalam pemilu tidak cukup hanya dengan menggunakan hak pilih di tempat pemungutan suara (TPS). Menurutnya, generasi muda juga memiliki peran dalam mengawal proses demokrasi agar berjalan secara berintegritas.
“Pemuda memiliki posisi strategis sebagai pemilih mayoritas sekaligus pengawal nilai-nilai integritas pemilu. Melalui ruang diskusi seperti ini, kita berharap lahir pemahaman kritis sehingga pemuda tidak mudah terjebak politik uang, disinformasi, maupun narasi pecah belah,” ujar Fathul Arief.
@redaksi.jakarta
Dia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang edukasi sekaligus sosialisasi bagi generasi muda untuk memahami berbagai persoalan yang berkaitan dengan pemilu.
Sementara itu, Heri Setiyono dan Diaz Rukanda menyoroti pentingnya membangun ruang kolaborasi yang berkelanjutan bagi generasi muda. Ruang tersebut dinilai penting agar pemuda dapat menyampaikan aspirasi sekaligus mengambil bagian dalam dinamika politik, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Diskusi tersebut diikuti belasan peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa, aktivis muda, dan masyarakat umum. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber.
Acara ditutup dengan foto bersama antara narasumber, panitia, dan peserta. (Red)
Tidak ada komentar