PII Jawa Barat Periode 2026–2028 Resmi Dilantik, Tegaskan Pelajar Kritis dan Profetik untuk Peradaban

Admin Pusat
15 Feb 2026 13:23
INDONESIA 0 351
2 menit membaca

Redaksijakarta.com – Kepengurusan Pimpinan Wilayah Pelajar Islam Indonesia Jawa Barat (PW PII Jabar) periode 2026–2028 resmi dilantik dan menandai dimulainya kepemimpinan baru dalam mengonsolidasikan arah gerakan pelajar di Jawa Barat. Prosesi pelantikan yang digelar di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat berlangsung khidmat, Sabtu (14/2/2026), sekaligus menegaskan komitmen baru dalam memperkuat gerakan pelajar di Jawa Barat.

banner 970x250

Mengusung tema “Revitalisasi Gerakan PII Jawa Barat: Membentuk Pelajar Kritis, Transformatif, dan Profetik”, kepengurusan baru berkomitmen memperkuat kaderisasi, tradisi intelektual, serta keberpihakan sosial sebagai fondasi gerakan. Momentum pelantikan di Gedung Sate di Bandung, Jawa Barat menjadi penanda arah baru penguatan gerakan pelajar berbasis nilai, intelektualitas, dan tanggung jawab sosial.

Ketua Umum PW PII Jawa Barat periode 2026–2028, Agung Cahya Firdaus, menegaskan bahwa revitalisasi gerakan bukan sekadar agenda organisatoris, melainkan rekonstruksi kesadaran ideologis pelajar.

“PII bukan organisasi seremonial, melainkan gerakan kader yang menempatkan ilmu sebagai basis perjuangan dan tauhid sebagai orientasi nilai. Pelajar harus menjadi subjek sejarah yang kritis terhadap ketidakadilan, transformatif dalam praksis sosial, serta profetik dalam menegakkan kebenaran. Revitalisasi berarti menghidupkan kembali ruh intelektualitas dan keberanian moral dalam tubuh gerakan,” tegas Agung dalam pidatonya di Gedung Sate di Bandung, Jawa Barat.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Prosesi pelantikan dipimpin oleh Ketua Dewan Formatur Pengurus Besar PII, Kevin Prayoga. Dalam sambutannya, ia menekankan posisi strategis Jawa Barat dalam peta gerakan pelajar nasional pada momentum pelantikan di Gedung Sate di Bandung, Jawa Barat.

“Jawa Barat memiliki tanggung jawab historis sebagai barometer gerakan pelajar. Kepengurusan yang dilantik hari ini harus menjaga marwah organisasi, memperkuat disiplin konstitusi, serta memastikan kaderisasi berjalan dengan kualitas dan integritas. Gerakan pelajar tidak boleh kehilangan orientasi ideologisnya,” ujar Kevin.

Ia juga menambahkan bahwa soliditas internal dan konsistensi terhadap AD/ART organisasi merupakan fondasi utama kesinambungan gerakan di tingkat nasional. Kepengurusan yang dilantik terdiri atas Ketua Umum, Sekretaris Umum, Bendahara Umum, serta bidang-bidang strategis yang akan menjalankan program kerja selama periode 2026–2028.

PW PII Jawa Barat menetapkan sejumlah prioritas utama, yakni penguatan sistem kaderisasi berbasis nilai dan intelektualitas, optimalisasi advokasi kebijakan pendidikan, serta revitalisasi tradisi literasi dan diskursus pelajar. Konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput juga menjadi fokus penting kepengurusan baru, sebagaimana ditekankan dalam rangkaian pelantikan di Gedung Sate di Bandung, Jawa Barat.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru tersebut, PW PII Jawa Barat menegaskan komitmennya menghadirkan pelajar sebagai aktor perubahan yang berintegritas, berkesadaran kritis, dan berorientasi profetik dalam membangun masyarakat. Mengusung tagline periode 2026–2028, “Dari Pelajar untuk Peradaban,” PII Jawa Barat menandai babak baru penguatan gerakan pelajar di wilayah tersebut.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250