IlustrasiREDAKSI JAKARTA – Sebelum tahun baru ramai beredar pesta LGBT di New Bunker Bar di ITC Permata Hijau. Acara menyimpang ini terendus setelah pamflet undangan acara bocor dari Instagram. Masyarakat dan tokoh masyarakat akhirnya menggeruduk tempat tersebut, hingga pihak ITC menutup permanen New Bunker Bar.

Atas peristiwa tersebut tokoh Betawi Bachtiar dari Persaudaraan Luhur Betawi (yang juga guru silat Red Beksi) meminta Pejabat pemerintah DKI bertanggung jawab, karena di Jakarta telah di kotori adanya bar khusus komunitas LGBT.
“Kemarin ane dapat info, ada pesta LGBT di New Bunker Bar di ITC yang sudah masyarakat grebek. Ternyata di Jakarta kota kite ada bar yg khusus menyelenggarakan LGBT, pertanyaannya dinas mane yg beri izin ini? Siapa di Pemda DKI Jakarta yang bertanggung jawab?”. Terang Bachtiar.
Selain itu, Bachtiar juga menyinggung adanya surat kaleng yg beredar tanggal 27 Oktober 2024 yang berisi dugaan penyimpanan LGBT kepala dinas Pariwisata Jakarta, Andhika Permata. Surat itu berbentuk pengaduan kekasih hubungan sejenisnya serta screenshot akun twitter yang diduga kepala dinas pariwisata berisi pengakuan sebagai homo.
@redaksi.jakarta
“Ane juga dapat info nih, dugaan LGBT kepala dinas Pariwisata Jakarta. Infonya ada surat pengaduan kekasihnye yang sudah beredar tanggal 27 Oktober 2024. Surat itu berisi pengakuan bahwa laki-laki itu memiliki hubungan kekasih dengan kepala dinas Pariwisata Andhika Permata. Jika ini benar, astagfirullah alazim, bagaimana bisa di tanah Betawi yang beriman ini ada penyimpangan seperti itu. Laknatullah jika ini dibiarkan!”. Jelas Bachtiar.
Ketua umum Persaudaraan Luhur Betawi ini meminta Pejabat Sementara Jakarta dan Sekretaris Daerah Jakarta untuk mencopot Andhika Permata dari posisi Kepala Dinas Pariwisata.
“Kami minta Pak PJ dan Sekda Jakarta harus segera ambil tindakan dengan mengklarifikasi ini dengan pembuktian tes kesehatan dan psikotes yg bersangkutan. Kami juga minta juga kepala dinas pariwisata Jakarta dicopot dalam 4×24 jam sebagai tanggung jawab ada bar LGBT di Jakarta! Jangan kotori Jakarta dengan pejabat bermasalah!” Tuntut Bachtiar.***
Tidak ada komentar