Redaksijakarta – Konferensi Tingkat Tinggi G20 atau KTT G20 yang akan digelar di Pulau Dewata Bali mendapat dukungan dari berbagai pihak. Indonesia dalam hal ini yang dipercayai sebagai tuan rumah KTT G20 telah membuktikan kemampuan serta eksistensi bangsa Indonesia.

Fauzan Ohorella, juga mengatakan, bahwa agenda internasional KTT G20 ini bisa memberikan dampak besar bagi kemajuan perekonomian Indonesia. Sebab, dalam KTT G20 ini yang menjadi topik utama pembahasan yakni transisi energi berkelanjutan, sistem kesehatan dunia, dan informasi ekonomi dan digital.
KTT G20 ini akan jadi momen bersejarah bagi bangsa Indonesia. Maka pengamanan harus secara maksimal dilakukan oleh TNI-Polri, baik pengamanan dilapangan ataupun ancaman siber.
Fauzan menambahkan lagi, bahwa ancaman siber pernah terjadi di Indonesia. Sehingga, penguatan sistem dalam pengaman forum konferensi tingkat tinggi G20 ini harus melibatkan seluruh pihak.
@redaksi.jakarta
Kita tahu bersama, bahwa serangan siber (hacker) pernah terjadi yang membuat geger jagat Indonesia waktu itu, dengan membongkar identitas sejumlah pejabat hingga Presiden Joko Widodo. Maka, koordinasi terkait lintas kemanan siber yang dilakukan oleh Kapolri patut diberi apresiasi, demi keamanan berlangsungnya forum internasional KTT G20.
Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang akan di selenggarakan pada 15-16 November 2022 di Bali ini harus didukung oleh seluruh pihak. Pasalnya, melalui forum KTT G20 ini juga merupakan pintu pembuka lapangan kerja untuk mendorong kewirausahaan di sektor Usaha Kecil Menengah (UKM). Selanjutnya, efektifitas perlindungan keamanan bagi para pekerja (disabilitas). Serta mendongkrak penyediaan tenaga kerja yang kompeten.
Artinya, forum internasional KTT G20 ini harus kita dukung secara bersama-sama, agar harapan tentang ketersediaan lapangan kerja, perlindungan tenaga kerja (disabilitas) bisa efeketif dan kerja sama pengembangan SDM bagi tenaga kerja yang kompeten bisa terwujud melalui forum ini. Tandas Fauzan Ohorella
Tidak ada komentar