Publik Apresiasi Kapolda Metro Ingatkan Tak Ada Negosiasi-Transaksi di Operasi Patuh Jaya 2023

Redaksi Jakarta
11 Jul 2023 11:12
METROPOLITAN 0 221
3 menit membaca

Redaksi Jakarta – Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) secara serempak bakal menggelar Operasi Patuh 2023. Menariknya, setiap wilayah di Indonesia memberikan nama yang berbeda untuk Operasi Patuh ini. Tidak terkecuali di wilayah hukum Polda Metro Jaya, operasi ini disebut sebagai Operasi Patuh Jaya.

banner 970x250

Pada pelaksanaanya Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto meminta para personel yang melaksanakan Operasi Patuh Jaya 2023 agar bersikap simpatik serta humanis kepada masyarakat.

“Saya harap dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan dengan cara bertindak yang simpatik dan humanis,” ujar Karyoto saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Jaya, Senin (10/7/2023).

Selain itu Irjen Karyoto mengingatkan personel tidak melakukan transaksional saat melakukan operasi serta melaksanakannya dengan profesional, tidak ada negosiasi dan jangan menyakiti hati masyarakat.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Seruan Kapolda Metro Jaya tersebut mendapat apresiasi publik, salah satunya datang dari LEMKASI (Lembaga Kajian Strategis Indonesia). Melalui ketua umumnya Saddam Nasution menyampaikan dukungan penuh pada Operasi Patuh Jaya 2023 yang akan dilaksanakan oleh Polda Metro Jaya beserta stakeholder terkait, mulai dari Dishub DKI Jakarta, Satpol PP hingga TNI yang digelar selama 14 hari.

“Bersamaan dengan hal ini, LEMKASI mendukung dan mengapresiasi kinerja Kapolda Metro Jaya yang kami nilai cukup berhasil dalam membangun kepercayaan publik di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Kami melihat upaya pendekatan yang dilakukan pak Kapolda dengan terus memberikan edukasi dan sosialisasi dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas”, ujar saddam nasution kepada media, Selasa (11/72023).

Lebih lanjut, saddam mengatakan Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto beserta stakeholder terkait dinilai memberikan seruan yang sangat baik terhadap jajarannya agar tidak melakukan pelanggaran yang transaksional dan mengedepankan disiplin dan kode etik dalam melaksanakan tugas di lapangan.

“Ketegasan pak Kapolda terlihat dalam mengintruksikan jajaran di bawahnya agar selalu mengedepankan kegiatan yang simpatik dan persuasif serta humanis dalam melakukan tugas” ungkap saddam.

Selain mengapresiasi Kapolda Metro Jaya, saddam juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tertib berlalu lintas. “Karena menaati rambu lalu lintas, taat membayar pajak dan tidak berbuat kriminal saat berlalu lintas merupakan norma hukum yang wajib kita patuhi bersama” tutupnya.

Sebelumnya diketahui bahwa Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Kewilayahan Patuh Jaya 2023 selama dua pekan, yang dimulai pada tanggal 10 hingga 23 Juli 2023. Ada 14 sasaran target Operasi Patuh Jaya 2023. Di antaranya melawan arus, berkendara di bawah pengaruh alkohol dan menggunakan ponsel saat mengemudi. Kemudian berkendara di bawah umur (tidak memiliki SIM), melawan arus, melebihi batas kecepatan, hingga melanggar marka atau bahu jalan dan kendaraan yang memasang rotator atau sirene tidak sesuai aturan.

Sementara sasaran untuk kendaraan roda dua antara lain tidak menggunakan helm standar nasional Indonesia (SNI), serta berboncengan lebih dari satu orang. Selanjutnya sasaran untuk kendaraan bermotor roda empat atau lebih adalah tidak menggunakan sabuk saat mengemudi, tidak memenuhi persyaratan layak jalan, dan menertibkan kendaraan yang memakai pelat RFS/RFP.(red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250