
Jakarta, 18 Maret 2025 – Warga Tambun Rengas RT 05/007, Kecamatan Cakung Timur, Jakarta Timur, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki lansia berusia 80 tahun yang mengapung di sebuah danau BKT (Banjir Kanal Timur) pada Selasa sore, 18 Maret 2025. Mayat tersebut ditemukan dalam keadaan membusuk, menambah kesedihan bagi keluarga korban dan warga sekitar.

Menurut keterangan Bapak Hilmi (48), seorang penggarap kebun yang bekerja di pinggir waduk BKT, ia adalah orang pertama yang menemukan jasad tersebut saat sedang beraktivitas di sekitar lokasi. Hilmi menjelaskan bahwa mayat itu mengapung di permukaan danau dengan kondisi yang sudah memburuk, menunjukkan bahwa korban telah berada di air untuk beberapa waktu.
Sebagai informasi, keluarga korban sempat melaporkan bahwa korban hilang sejak tanggal 15 Maret 2025. Mereka mengungkapkan bahwa korban, yang diketahui bernama Bapak X (inisial), meninggalkan rumahnya tanpa kabar. Pihak keluarga kemudian memberikan ciri-ciri fisik korban kepada aparat setempat. Setelah pencarian yang dilakukan oleh pihak keluarga dan warga, penemuan mayat ini akhirnya mengungkapkan bahwa mayat yang ditemukan di danau BKT adalah korban yang hilang tersebut.
Setelah penemuan itu, petugas kepolisian segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh tim forensik dari Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian. Pihak kepolisian juga mengonfirmasi bahwa identitas korban sudah teridentifikasi sesuai dengan laporan yang diterima dari keluarga.
@redaksi.jakarta
Menurut pihak kepolisian, meskipun penyebab pasti kematian belum diketahui, proses penyelidikan akan terus dilakukan untuk memastikan apakah ada indikasi kejahatan atau faktor lain yang menyebabkan kematian korban. Proses identifikasi dan autopsi akan membantu mengungkap lebih lanjut kondisi korban sebelum ditemukan di lokasi tersebut.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian ini menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga korban. Mereka berharap agar kejadian ini bisa segera terungkap dan menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama bagi warga lanjut usia yang rentan hilang atau mengalami kejadian serupa.
Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari tim forensik untuk menentukan penyebab kematian korban. (KM)
Tidak ada komentar