Aktivis Mahasiswa Islam Apresiasi Langkah Tegas Kapolda Sumbar dalam Pemberantasan Narkoba

Redaksi Jakarta
30 Apr 2025 11:09
NEWS 0 298
2 menit membaca

REDAKSI JAKARTA – Langkah tegas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) dalam memberantas peredaran narkoba menuai apresiasi dari berbagai kalangan, salah satunya dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI).

banner 970x250

Wakil Bendahara Umum PB HMI, Beny Ario, menyampaikan dukungan dan apresiasinya terhadap Kapolda Sumbar Irjen. Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta M.Si., CSFA., atas keberhasilan mengungkap ratusan kasus penyalahgunaan narkoba sepanjang awal tahun 2025.

Apresiasi ini disampaikan Beny Ario menyusul keberhasilan Polda Sumbar yang telah mengungkap 335 kasus tindak pidana narkoba dari Januari hingga April 2025. Sebanyak 436 tersangka telah diamankan, yang terdiri dari 423 laki-laki dan 13 perempuan. Seluruh tersangka kini sedang menjalani proses penyidikan di Polda Sumbar dan jajaran Polres.

“Sebagai bagian dari elemen masyarakat, kami mengapresiasi dan mendukung penuh langkah progresif Kapolda Sumbar atas prestasi dalam mengungkap berbagai kasus penyalahgunaan narkoba,” ujar Beny dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Beny menilai, peredaran narkoba merupakan ancaman serius terhadap masa depan generasi muda Indonesia, terutama menjelang datangnya bonus demografi pada tahun 2045. Jika tidak ditangani serius, generasi muda akan kehilangan masa depan, dan bangsa Indonesia gagal memanfaatkan momentum emas tersebut.

“Langkah strategis yang dilakukan Polda Sumbar di bawah kepemimpinan Irjen Pol Gatot patut kita apresiasi dan dukung. Ini adalah bagian dari upaya menyelamatkan masa depan anak bangsa,” tegas mantan Kabid PTKP HMI Cabang Payakumbuh itu.

Beny juga menyebut bahwa langkah tegas Polda Sumbar sejalan dengan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya. Sebagai organisasi mahasiswa Islam, PB HMI, kata Beny, akan terus berada di garis depan dalam mendukung pemberantasan narkoba demi masa depan Indonesia yang bersih dan berdaya saing.

“Pemuda adalah tumpuan bangsa. Jika generasi muda diracuni narkoba, maka mustahil kita bisa memanfaatkan bonus demografi secara optimal,” tutupnya. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250