Jakarta – Mahasiswa yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Jawa Timur Pemberantas Korupsi (KOMJAPKOR) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung KPK dan kantor DPP Partai Gerindra, Rabu (18/6). Mereka mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi segera menahan Anwar Sadad yang diduga terlibat kasus suap dana hibah Pemprov Jatim.

Dalam aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu, massa membawa berbagai spanduk dan alat peraga. Mereka menuding KPK lamban menangani kasus yang menyeret politikus Gerindra tersebut.
“Anwar Sadad sudah jadi tersangka lebih dari setahun, tapi belum juga ditahan. Ini menunjukkan hukum masih tunduk pada kekuasaan politik,” kata Koordinator Aksi, Mike, dalam orasinya.
KOMJAPKOR juga menyoroti sikap pasif KPK yang dinilai tak transparan dalam proses penyidikan. Mereka menilai hal ini membuka ruang intervensi politik dan manipulasi bukti.
@redaksi.jakarta
Selain KPK, Partai Gerindra juga dikritik karena tak memberi sanksi pada Anwar Sadad. Mahasiswa mendesak partai tersebut menghentikan sementara semua jabatan politik yang diemban oleh kadernya itu.
Ada empat tuntutan utama yang mereka suarakan:
“Kalau tuntutan ini tak dipenuhi, kami siap turun lagi dengan aksi yang lebih besar,” ujar Mike.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari KPK maupun Partai Gerindra.
Tidak ada komentar