Foto : Tangkapan Layar Di kolom komentar sebelum di non aktifkan Jambi – Akun resmi Instagram @polda_jambi menjadi sorotan usai menutup fitur komentar pada salah satu unggahannya, Rabu (23/10/2025). Langkah tersebut dilakukan setelah muncul sejumlah komentar dari warganet yang menyinggung dugaan persoalan internal di lingkungan kepolisian daerah tersebut.

Unggahan yang menampilkan kegiatan Kapolda Jambi dalam peringatan Hari Santri di Ponpes Kumpeh Daaru Attauhid awalnya ramai dibanjiri komentar publik.
Namun, tak lama setelah akun @putriregitaa mengirimkan beberapa komentar bernada pengaduan, kolom komentar unggahan itu tiba-tiba tidak bisa lagi diakses.
Dalam tangkapan layar yang beredar, akun @putriregitaa menuliskan beberapa komentar seperti:
@redaksi.jakarta
“Pak saya mau ngadu ini, Polwan yang bernama Reni Pusvitasari dari Lantas Polda Jambi melakukan perzinaan,” tulisnya.
Ia juga menambahkan komentar lain: “Bapak Kapolda yang terhormat, saya tahu ada sedikitnya hati nuranimu untuk membaca ini.”
Di kolom lain, akun tersebut juga menulis, “Saya akan bongkar buktinya,” sembari menandai beberapa akun lain.
Tak lama setelah komentar-komentar tersebut muncul, fitur komentar unggahan itu langsung ditutup oleh admin akun @polda_jambi.
Beberapa warga menduga, langkah tersebut diambil untuk mencegah isu tersebut melebar di media sosial.
“Baru saja ada komentar soal oknum, tak lama kolom komentar langsung ditutup. Sepertinya agar tidak ramai,” ujar salah seorang warga Jambi kepada media ini.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak Polda Jambi terkait penutupan kolom komentar maupun tanggapan terhadap isi komentar yang viral tersebut. (FLK)
Tidak ada komentar