Kementerian ATR/BPN Gelar Upacara Hari Ibu ke-97, Tegaskan Peran Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045.

Redaksi Eksekutif
22 Des 2025 17:34
2 menit membaca

REDAKSI JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Senin (22/12/2025).

banner 970x250

Direktur Jenderal Penataan Agraria, Embun Sari, bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

“Peringatan Hari Ibu setiap 22 Desember merupakan wujud penghargaan bangsa Indonesia terhadap perjuangan dan pengabdian perempuan dalam merebut serta mengisi kemerdekaan,” ujar Embun Sari dalam amanatnya.

Tema Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045 menegaskan bahwa perempuan bukan sekadar penerima manfaat pembangunan, melainkan motor utama perubahan.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Menurut Embun Sari, perempuan Indonesia tetap berkontribusi di tengah berbagai keterbatasan sebagai pilar ekonomi keluarga, penjaga nilai budaya, pemimpin komunitas, inovator, pelaku usaha, hingga penjaga keberlanjutan kehidupan.

Mengenakan kebaya sebagai simbol identitas dan perjuangan perempuan Indonesia, Embun Sari menekankan bahwa Hari Ibu bukan sekadar seremoni.

Momentum ini, kata dia, harus ditindaklanjuti melalui kolaborasi lintas sektor, dukungan publik, serta komitmen berkelanjutan agar perempuan dapat berpartisipasi penuh dalam pembangunan nasional.

“Saya mengajak seluruh elemen bangsa—pemerintah, dunia usaha, masyarakat sipil, organisasi perempuan, dunia pendidikan, dan media—untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender sebagai fondasi Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Dalam upacara tersebut, seluruh petugas dan peserta perempuan tampak mengenakan kebaya. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pembacaan sejarah Hari Ibu di Indonesia yang berakar dari Kongres Perempuan Indonesia 1928 di Yogyakarta, serta lantunan Hymne dan Mars Hari Ibu.

Petugas upacara berasal dari perwakilan Ditjen Penataan Agraria, Ditjen Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan, serta Ditjen Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan.

Upacara diikuti pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama serta jajaran pegawai Kementerian ATR/BPN (AR/PMHAL). WhatsApp Pengaduan: 0811-1068-0000. (Hans)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250