PW PMMBN DKI Jakarta Gelar Ruang Moderasi Bahas Trilogi Kerukunan Umat Beragama

Admin Pusat
27 Des 2025 21:08
2 menit membaca

REDAKSI JAKARTA — Pimpinan Wilayah Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PW PMMBN) DKI Jakarta menggelar kegiatan Ruang Moderasi bertajuk “Mengurai Basis Epistemologi Kerukunan Umat Beragama”, Sabtu (27/12/2025) malam.

banner 970x250

Kegiatan ini berlangsung di Jendela Jiwa Commound Space dan dihadiri oleh pemuda lintas keagamaan serta komunitas dengan Margonda Strategic Student dan MAWARA.

Diskusi tersebut menghadirkan tiga narasumber, yakni Irwan Suhanto selaku senior aktivis, Ni Putu Virgi Eka Ayu sebagai aktivis Hindu dari KMHDI, serta Azam Bahtiar, Direktur Nuralwala.

Forum ini menjadi ruang dialog terbuka untuk membahas tantangan dan peluang dalam membangun kerukunan umat beragama di tengah perubahan sosial masyarakat.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Ketua PW PMMBN DKI Jakarta, Galih Rizkyawan, menyampaikan bahwa diskusi ini berangkat dari pentingnya pemahaman Trilogi Kerukunan Umat Beragama sebagai fondasi kehidupan berbangsa.

Menurutnya, trilogi tersebut mencakup kerukunan intern umat beragama, kerukunan antar umat beragama, serta kerukunan umat beragama dengan pemerintah.

“Trilogi Kerukunan Umat Beragama merupakan konsep strategis untuk menciptakan masyarakat yang harmonis, toleran, dan damai. Nilai ini perlu terus didiskusikan dan dihidupkan, terutama di kalangan generasi muda,” ujar Galih.

Dalam pemaparannya, Ni Putu Virgi Eka Ayu menekankan pentingnya saling pengertian dan penghormatan antar pemeluk agama sebagai kunci terciptanya kerukunan.

Ia menilai dialog lintas iman menjadi sarana efektif untuk membangun empati dan mengurangi prasangka di tengah masyarakat yang majemuk.

Sementara itu, Irwan Suhanto menyoroti berkurangnya interaksi sosial antar individu akibat perubahan gaya hidup modern.

Ia menyebut penggunaan media sosial yang berlebihan, kesibukan kerja, serta minimnya ruang komunitas sebagai faktor yang berpotensi melemahkan ikatan sosial dan empati antar sesama.

Adapun Azam Bahtiar menjelaskan pentingnya memahami esensi dalam membangun kerukunan umat beragama.

Menurutnya, esensi merupakan inti dari nilai kemanusiaan yang harus dijaga agar dialog dan toleransi tidak berhenti pada tataran simbolik, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata.

Melalui kegiatan Ruang Moderasi ini, PW PMMBN DKI Jakarta berharap dapat memperkuat kesadaran kolektif tentang pentingnya kerukunan umat beragama sebagai pilar utama dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa di tengah keberagaman.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250