Silaturahmi Ramadan Media Center KAHMI Jaya Bahas Literasi Media dan Tantangan Informasi Digital

Admin Pusat
13 Mar 2026 13:26
NEWS 0 321
3 menit membaca

REDAKSI JAKARTA — Media Center KAHMI Jaya menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan diskusi literasi media bersama kader dan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Kamis (12/3/2026).

banner 970x250

Kegiatan yang berlangsung di Studio Kopi Tarik Podcast tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus forum bertukar gagasan mengenai dinamika perkembangan media serta pentingnya penguatan komunikasi publik di tengah derasnya arus informasi digital.

Acara yang berlangsung dalam suasana santai namun produktif itu dihadiri oleh sejumlah penggiat media, kader, serta alumni yang tergabung dalam komunitas Media Center.

Forum diskusi mengangkat tema “Memperkuat Peran Alumni dan Kader HMI dalam Literasi Media dan Komunikasi Publik”, sebagai upaya mendorong kontribusi kalangan intelektual dalam membangun ekosistem informasi yang sehat.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Dalam diskusi tersebut, Dewan Narasumber Tingkat Nasional Majelis Nasional KAHMI, Riskal Arief (Ryo), menyoroti pentingnya kemampuan memahami media secara kritis di era digital.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi membuat masyarakat dihadapkan pada arus data yang sangat cepat sehingga diperlukan kemampuan literasi yang memadai untuk memilah informasi yang benar dan relevan.

“Di tengah banjir informasi saat ini, masyarakat perlu memiliki kecakapan dalam membaca dan memahami pesan media secara kritis. Literasi media menjadi kunci agar publik tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu akurat,” ujarnya.

Sementara itu, Founder media online redaksijakarta.com, Denni Wahyudi, membagikan pengalaman mengenai dinamika membangun dan mengelola portal berita di era digital.

Ia menjelaskan bahwa tantangan terbesar media daring tidak hanya pada produksi konten, tetapi juga menjaga kredibilitas dan kepercayaan pembaca di tengah persaingan platform informasi yang semakin ketat.

Diskusi dipandu oleh Direktur Eksekutif Media Center KAHMI Jaya, Effra S. Husein, yang memoderatori jalannya dialog secara interaktif.

Para peserta pun diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangan serta berbagi pengalaman terkait perkembangan media dan komunikasi publik.

Dalam forum tersebut juga dibahas transformasi media yang terus berkembang, mulai dari era media cetak, media elektronik, hingga kini memasuki fase dominasi media digital dan media sosial.

Perubahan tersebut membawa kemudahan dalam akses informasi, namun sekaligus memunculkan tantangan baru seperti penyebaran hoaks, disinformasi, hingga polarisasi opini di ruang publik.

Riskal Arief (Ryo) menambahkan bahwa kader dan alumni organisasi intelektual memiliki tanggung jawab moral untuk mendorong budaya komunikasi yang sehat dan berbasis fakta.

Penguatan literasi media dinilai penting agar mereka dapat berperan aktif dalam menjaga kualitas diskursus publik.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Kopi Tarik Ruang Narasi serta media daring Swararakyat.com yang selama ini aktif memfasilitasi ruang dialog dan diskusi publik.

Melalui kegiatan silaturahmi Ramadan yang dipadukan dengan forum diskusi ini, para peserta berharap terbangun kolaborasi yang lebih kuat di antara penggiat media, kader, dan alumni dalam memperkuat literasi media sekaligus menjaga kualitas ruang informasi publik di tengah perkembangan media digital yang terus berkembang. (D/W)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250