CYEA Apresiasi Kepemimpinan Darmawan Prasodjo, Implementasi Smart Meter AMI PLN Jangkau 1,2 Juta Pelanggan

Admin Pusat
7 Jul 2026 06:45
NASIONAL NEWS 0 160
3 menit membaca

REDAKSIJAKARTA.COM – Center for Youth Energy Appreciation (CYEA) mengapresiasi langkah PT PLN (Persero) dalam mempercepat transformasi digital melalui implementasi Advanced Metering Infrastructure (AMI) atau Smart Meter.

banner 970x250

Program tersebut dinilai menjadi tonggak penting modernisasi sistem kelistrikan nasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Direktur CYEA, Jefferson, mengatakan penerapan Smart Meter AMI menunjukkan komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang lebih modern, efisien, transparan, dan berbasis teknologi.

Menurutnya, transformasi digital yang dijalankan perusahaan telah memberikan manfaat nyata bagi pelanggan.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

“Keberhasilan implementasi Smart Meter AMI membuktikan bahwa PLN terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Digitalisasi menjadi fondasi penting dalam menciptakan sistem kelistrikan yang lebih profesional, efisien, transparan, dan akuntabel,” kata Jefferson dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (6/7/2026).

Ia menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari arah transformasi yang dijalankan Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, yang mendorong digitalisasi di seluruh lini bisnis perusahaan, mulai dari pembangkitan, transmisi, distribusi, hingga pelayanan pelanggan dan tata kelola perusahaan.

Menurut Jefferson, transformasi tersebut telah mengubah paradigma pengelolaan sistem kelistrikan nasional menjadi lebih terintegrasi dan berbasis data.

Digitalisasi, kata dia, tidak hanya mempermudah layanan pelanggan, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan keandalan sistem kelistrikan.

Salah satu implementasi nyata transformasi tersebut adalah proyek Smart Meter AMI yang mulai diterapkan sejak 2023.

Teknologi ini memungkinkan pencatatan konsumsi listrik dilakukan secara otomatis dan real time sehingga meningkatkan akurasi data, mempercepat penanganan gangguan, serta meminimalkan kesalahan pencatatan manual.

Hingga saat ini, PLN telah mengganti sekitar 1,2 juta meter listrik konvensional dengan Smart Meter AMI di delapan Unit Induk Distribusi (UID), yakni Sumatera Utara, Banten, Jakarta Raya, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, serta Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat.

Jefferson menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital PLN telah memasuki tahap implementasi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Inovasi seperti Smart Meter AMI patut diapresiasi karena memberikan keuntungan bagi pelanggan maupun perusahaan. Pelanggan memperoleh informasi penggunaan listrik secara lebih akurat dan transparan, sementara PLN dapat meningkatkan efisiensi operasional serta kualitas layanan,” ujarnya.

Menurut CYEA, pemanfaatan Smart Meter AMI juga mendukung percepatan identifikasi gangguan jaringan, mengurangi potensi kehilangan energi, mengoptimalkan pemeliharaan sistem distribusi, serta memperkuat pengambilan keputusan berbasis data.

Selain meningkatkan efisiensi internal, teknologi tersebut dinilai menjadi fondasi penting menuju pengembangan smart grid dan mendukung integrasi energi baru terbarukan dalam sistem kelistrikan nasional.

Meski demikian, CYEA mendorong agar perluasan implementasi Smart Meter AMI diikuti dengan sosialisasi yang lebih masif kepada masyarakat.

Edukasi dinilai penting agar pelanggan memahami mekanisme kerja perangkat, keamanan data, transparansi perhitungan tagihan listrik, hingga prosedur layanan apabila terjadi kendala teknis.

Sebagai organisasi yang bergerak di bidang pengembangan energi, CYEA berpandangan bahwa digitalisasi merupakan kebutuhan strategis dalam menghadapi tantangan transisi energi dan perkembangan teknologi.

CYEA berharap keberhasilan implementasi Smart Meter AMI menjadi pijakan bagi PLN untuk terus memperluas transformasi digital sehingga mampu menghadirkan sistem kelistrikan nasional yang semakin andal, cerdas, terintegrasi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi serta agenda transisi energi Indonesia. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250