Aktif di Media Sosial, AMJP Nilai Arifin Layak Jadi Contoh bagi Wali Kota se-DKI Jakarta

Admin Pusat
17 Jul 2026 13:12
2 menit membaca

REDAKSIJAKARTA.COM– Aliansi Masyarakat Jakarta Pusat (AMJP) menilai keaktifan Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyampaikan aktivitas pemerintahan patut menjadi contoh bagi para wali kota di Provinsi DKI Jakarta.

banner 970x250

Hal tersebut disampaikan Koordinator AMJP, Salim W, saat diwawancarai melalui sambungan telepon pada Jumat, 17 Juli 2026.

Menurut Salim, di tengah perkembangan era digital, masyarakat tidak lagi hanya ingin mengetahui hasil akhir sebuah program pemerintah, tetapi juga ingin melihat bagaimana proses kerja para pemimpinnya dari hari ke hari.

“Kami melihat Pak Arifin cukup konsisten memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan berbagai aktivitasnya kepada masyarakat. Mulai dari turun ke lapangan, rapat koordinasi, hingga menyelesaikan persoalan di wilayah Jakarta Pusat. Menurut kami, pola komunikasi seperti ini layak menjadi contoh bagi wali kota di wilayah lain,” tegas Salim W.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Ia menilai media sosial kini bukan sekadar ruang publikasi, melainkan telah menjadi instrumen transparansi dan akuntabilitas pejabat publik kepada masyarakat.

“Masyarakat berhak mengetahui apa yang sedang dikerjakan oleh pemimpinnya. Ketika aktivitas pemerintahan disampaikan secara terbuka, masyarakat bisa ikut mengawasi sekaligus memberikan masukan. Justru komunikasi seperti inilah yang dibutuhkan saat ini,” kata Salim.

AMJP mengaku masih melihat adanya perbedaan intensitas komunikasi publik di antara para wali kota di DKI Jakarta. Karena itu, organisasi tersebut berharap pola keterbukaan yang dilakukan Arifin dapat diikuti oleh wali kota di wilayah administrasi lainnya.

“Kami berharap keaktifan Pak Arifin di media sosial tidak menjadi pengecualian, tetapi menjadi kebiasaan baru di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Wali kota di wilayah lain juga perlu lebih aktif menyampaikan aktivitas dan kinerjanya kepada masyarakat agar komunikasi publik berjalan lebih baik,” ujar Salim.

Menurut Salim, keterbukaan informasi akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sekaligus menunjukkan bahwa pejabat publik hadir dan bekerja untuk kepentingan warga.

“Kami tidak sedang membandingkan siapa yang paling baik. Yang kami dorong adalah semangat keterbukaan. Kalau masyarakat bisa melihat langsung apa yang dikerjakan para pemimpinnya, kepercayaan publik tentu akan tumbuh. Karena itu, kami menilai apa yang dilakukan Pak Arifin layak menjadi contoh bagi wali kota di DKI Jakarta,” tandas Salim W.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250