17 Tahun Mengabdi di Jakarta, Rany Mauliani Dinilai Jadi Representasi Konsistensi Politik Gerindra

Redaksi Eksekutif
26 Agu 2026 12:48
2 menit membaca

REDAKSIJAKARTA.COM | JAKARTA — Perjalanan politik Rany Mauliani selama 17 tahun di Ibu Kota dinilai menjadi gambaran konsistensi dan loyalitas kader dalam membangun kekuatan Partai Gerindra di DKI Jakarta.

banner 970x250

Penilaian tersebut disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Muhamad Rodin.

Menurutnya, perjalanan Rany yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus Sekretaris DPD Partai Gerindra DKI Jakarta merupakan proses panjang yang tidak terlepas dari dinamika dan tantangan politik.

“17 tahun pengabdian tentu bukan waktu yang singkat. Ada proses, ada tantangan, ada dinamika politik yang telah dilalui. Bagi kami di daerah, perjalanan Ibu Rany menjadi contoh bahwa konsistensi dan loyalitas dalam perjuangan politik sangat penting,” ujar Muhamad Rodin.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Rodin mengatakan, pengalaman panjang tersebut tidak hanya menjadi catatan perjalanan politik secara personal, tetapi juga menunjukkan kontribusi kader perempuan dalam memperkuat organisasi Partai Gerindra di tingkat daerah.

Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany memiliki peran dalam pelaksanaan fungsi kelembagaan DPRD, termasuk legislasi, penganggaran dan pengawasan.

Di internal partai, posisinya sebagai Sekretaris DPD Partai Gerindra DKI Jakarta juga menempatkannya dalam bagian penting dari proses konsolidasi organisasi di wilayah Ibu Kota.

“Gerindra membutuhkan kader-kader yang mampu menjaga organisasi tetap solid, bekerja dengan masyarakat dan memahami bahwa setiap jabatan adalah amanah. Saya melihat perjalanan Ibu Rany dalam perspektif itu,” kata Rodin.

Ia menilai pengalaman selama 17 tahun dapat menjadi modal dalam menghadapi persoalan Jakarta yang semakin kompleks. Menurutnya, pembangunan dan kebijakan di Jakarta perlu melihat seluruh wilayah dan karakter masyarakat, termasuk warga yang tinggal di Kepulauan Seribu.

“Jakarta bukan hanya daratan. Ada warga di Kepulauan Seribu yang juga bagian penting dari Jakarta. Karena itu, kami berharap komunikasi dan perjuangan politik Gerindra ke depan semakin kuat, termasuk dalam memastikan kepentingan masyarakat Kepulauan Seribu mendapat perhatian,” tegasnya.

Rodin menambahkan, lamanya perjalanan politik seseorang seharusnya tidak hanya diukur dari durasi berada dalam jabatan, tetapi juga dari kontribusi serta kemampuan menerjemahkan pengalaman menjadi kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“17 tahun adalah bukti perjalanan. Tantangan berikutnya adalah bagaimana pengalaman itu terus dikonversi menjadi kerja politik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jakarta,” pungkas Muhamad Rodin. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250