Jakarta – Pergantian Pucuk Pimpinan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) akan berganti dalam hitungan beberapa bulan lagi, Kapolri Jenderal Idham Aziz akan menanggalkan jabatannya pada bulan Januari 2021 karena memasuki masa Pensiun.

Sejumlah Nama Perwira Tinggi Polri berpangkant Komisaris Jenderal (Komjen) dan Inspektur Jenderal (Irjen) disebut sebagai calon kuat untuk menduduki jabatan Kapolri yang akan datang, dari sekian Nama tersebut ada Kabareskrim Komjen. Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si yang dinilai sangat berpotensi menduduki Jabatan Kapolri.
Berdasarkan Prestasi dan Sepak Terjang, Aliansi Anak Muda Islam Indonesia (AAMIIN) sepakat mendukung secara penuh Komjen. Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si untuk memimpin pucuk pimpinan POLRI.
“Saya kira jika kita melihat Prestasi dan sepak terjang beliau dalam bertugas yang selalu mengutamakan pelayanan terhadap masyarakat ini sangat pas jika diangkat menjadi pemimpin Polri,selain itu beliau dekat para ulama, tokoh masyarakat,hingga dekat rakyat kecil.” ujar Akha (Presidium AAMIIN) kepada pewarta
@redaksi.jakarta
Lanjut Akha, Memang sebelum menjabat Kabareskrim Komjen. Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Pernah menjabat Kapolda Banten dan Kadiv Propam Polri, “Terlihat kedekatan Beliau dengan Para ulama sangat jelas ketika beliau menjabat Kapolda Banten, langkah pertama yang dilakukan beliau adalah silahturahmi dengan para ulama seperti Abuya Muhtadi (ulama asal Banten), dan beberapa ustad serta tokoh lainnya.
Presidium AAMIIN lainya Denni menyatakan, “Ketika menjabat sebagai Kadiv Propam Polri beliau juga meluncurkan Nomor aduan untuk merespon keluhan masyarakat dalam rangka investasi maupun mendirikan usaha”.
Kemudian beliau menjabat Kabareskrim prestasinya semakin tidak bisa diragukan lagi, seperti membongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, membongkar kasus kebakaran kejagung dan yang terbaru adalah membongkar kasus penipuan ventilator Covid 19 senilai kurang lebih 58,8 Milyar serta masih banyak lagi prestasi-prestasi dan sepak terjang beliau.” tambah Denni yang juga aktivis dari organisasi kepemudaan Islam. (*)
Tidak ada komentar