Bela Masyarakat Rempang dan Seruyan, HMI se-Jakarta Berencana Akan Turun Aksi Demontrasi di Kementerian Investasi/BKPM dan Mabes Polri

Redaksi Jakarta
10 Okt 2023 15:09
MAHASISWA 0 199
2 menit membaca

REDAKSI JAKARTA – HMI Cabang Jakarta Timur, Jakarta Raya, Jakarta Pusat Utara sepakat untuk turun aksi unjuk rasa kembali pada Rabu 11/10/2023. Aksi demontrasi tersebut akan dilaksana pada dua titik lokasi yakni Kementerian Investasi/BKPM dan Mabes Polri, Jakarta Selatan.

banner 970x250

“Sebagai wujud konsistensi dan integritas kami dalam mengawal kasus Rempang yang semakin waktu semakin bungkamnya pemberitaan tentang konflik agraria ini yang sempat menjadi isu nasional yang mana diketahui bahwa hingga saat ini warga Rempang masi gencar melakukan aksi penolakan Relokasi karena belum juga didapat kejelasan kompensasi dari pemerintah yang artinya baru hanya sekedar janji.”, tandas salah satu kader HMI Jakarta. (10/10).

HMI se-Jakarta menilai bahwa Pemerintah dalam hal ini aparat penegak hukum (Polri) Juga dalam pengamanan aksi protes masyarakat rempang beberapa waktu yang lalu ditahan dan sampai saat ini belum di keluarkan sejumlah warga yang ditangkap karena melakukan unjuk rasa penolakan relokasi menjadi salah satu alasan dan tuntutan aksi yang akan laksanakan besok Rabu siang 11/10/2023.

“Aksi penyampaian pendapat ini adalah bentuk dari aksi yang sebelumnya dan masih pada proses pengawalan serta menyikapi dan menindaklajuti aksi premanisme yang lakukan oleh kementrian Investasi/BKPM untuk mengusir peserta aksi demonstran beberapa waktu lalu yang mana beberapa kader menjadi korban pemukulan dan hingga saat tidak ada tindak lanjut dari pihak kepolisian terhadap laporan yang sudah kami ajukan, ditambah lagi dangan adanya pemelintiran berita diduga kuat dilakukan oleh pihak BKPM yg menyatakan bahwa aksi kami yang sebelumnya anarkis, yang mana itu sama saja upaya yang dilakukan untuk menutup kenyataan bahwa merekalah yang bersalah menggunakan Preman untuk mengusir masa demonstran, Maka salah satu tuntutan besar kami yaitu Copot Bahlil Lahadalia sbg metri BKPM .!!”, tegas Korlap Aksi.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

“Dengan adanya pemberitaan baru yang masif mengenai konflik agraria yang melibatkan aparat kemananan yang diketahui melakukan penembakan hingga salah satu warga tewas di seruyan kalimantan tengah, kami memutuskan untuk melakukan kembali aksi demonstrasi di dua titik yaitu Kementerian BKPM dan Mabes Polri.”, tutupnya. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250