Bertemu NPC Indonesia, Menpora Erick Sebut Peringkat Dua ASEAN Para Games 2026 Realistis

Admin Pusat
10 Nov 2025 22:15
OLAHRAGA 0 118
3 menit membaca

RedaksiJakarta, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menerima Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Senny Marbun bersama Chef de Mission (CdM) ASEAN Para Games 2026 Thailand, Reda Manthovani. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lantai 10 Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (10/11) pagi.

banner 970x250

Pertemuan ini membahas penyelarasan program pembinaan NPC Indonesia sekaligus penetapan target prestasi menghadapi ASEAN Para Games 2026 Thailand. Seusai agenda tersebut, Menpora Erick bersama jajaran NPC Indonesia dan CdM langsung menyampaikan hasil pertemuan melalui konferensi pers.

Menpora Erick menegaskan bahwa keterbukaan dan sinkronisasi program antara Kemenpora dan NPC Indonesia menjadi fondasi utama dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga disabilitas nasional.

“Tidak mungkin kita membangun olahraga tanpa keterbukaan dan sinkronisasi program. Oleh karena itu, saya berharap mulai hari ini sampai 2029, Kemenpora dan NPC bisa duduk bersama untuk membahas apa saja programnya. Ini yang paling penting dalam melakukan persiapan,” ujar Menpora Erick.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Terkait target prestasi pada ASEAN Para Games 2026 Thailand, Menpora Erick menyampaikan bahwa NPC Indonesia menargetkan perolehan 120 medali emas dengan sasaran posisi peringkat kedua. Target tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan kekuatan tuan rumah Thailand yang memasang target tinggi untuk menjadi juara umum dengan 174 medali emas.

“NPC menargetkan 120 medali emas dan berada di posisi dua. Thailand sebagai tuan rumah menargetkan 174 emas dan sangat agresif. Melihat peta kekuatan saat ini, posisi nomor dua masih realistis untuk kita kejar,” jelasnya.

Menpora Erick juga menekankan pentingnya sikap terbuka dalam menetapkan target prestasi agar dapat menjadi bahan evaluasi bersama ke depan.

“Terkait target, kita harus terbuka dan tidak perlu malu. Justru dari situ kita bisa melakukan introspeksi dan memperkuat kebersamaan dalam persiapan ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua NPC Indonesia Senny Marbun menyampaikan apresiasi atas arahan langsung yang diberikan Menpora Erick kepada NPC Indonesia. Ia mengakui bahwa target pada ASEAN Para Games 2026 Thailand tidak memungkinkan Indonesia mempertahankan status juara umum seperti pada edisi sebelumnya.

“Kami sudah mendapatkan banyak arahan dari Bapak Menteri terkait apa yang harus dilakukan NPC ke depan. Untuk Thailand nanti, target memang tidak bisa seperti kemarin karena keterbatasan anggaran dan waktu TC. Kami hanya memiliki sekitar dua bulan TC, dan itu sangat mepet untuk mengejar juara umum,” ungkap Senny.

Hal senada disampaikan CdM ASEAN Para Games 2026 Thailand, Reda Manthovani, yang menyebutkan bahwa para atlet Indonesia telah mulai menjalani pemusatan latihan sebagai bagian dari persiapan.

“Target kami adalah 120 medali emas dengan harapan bisa meraih peringkat dua. Persiapan memang terbatas, tetapi kami mohon doa dan dukungan agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai,” kata Reda.

Dengan terjalinnya sinergi yang semakin kuat antara Kemenpora dan NPC Indonesia, diharapkan persiapan menuju ASEAN Para Games 2026 Thailand dapat berjalan lebih terarah dan optimal guna menjaga serta meningkatkan prestasi olahraga disabilitas Indonesia di tingkat regional.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250