Kapolda Sulawesi Tenggara Brigjen. Merdisyam meminta maaf terkait pernyataanya mengenai kedatangan TKA asal China di Bandara Haluoleo kendari.

Aktivis Jakarta Bung Wiryawan menyampaikan hal ini wajar karena mist kordinasi antara pihak kepolisian dan imigrasi setempat “Hanya mist kordinasi saja itu, karena pak kapolda pasti punya laporan juga dari jajaranya yang kemudian itu yang beliau sampaikan”
Tetapi menurutnya ini menjadi bahan pembelajaran untuk semua pihak agar melakukan kordinasi terkait penangan dan pencegahan Virus Corona “Intinya harus banyak kordinasi antar lembaga negara untuk mencegah penyebaran Covid-19” Ujarnya
Langkah yang dilakukan kapolda adalah langkah antisipasi untuk mencegah berita Hoax dan memberikan rasa tenang terhadap Masyarkat agar tidak takut secara berlebihan “langkah yang dilakukan pak kapolda saya rasa harap dimaklumi karena itu tujuanya untuk mencegah ketakutan masyarkat Sultra tidak ada maksud yang lain” Tutup Wiryawan yang merupakan aktivis mahasiawa buddhis indonesia (Hikmahbudhi) di DKI Jakarta.
@redaksi.jakarta
Sempat Viral trending Copot Kapolda sultra di Twitter yang dibuat oleh kalangan netizen yang memprotes terkait penangkapan yang dilakukan oleh pihak polda sultra terhadap perekam dan penyebar video TKA asal China.
Tidak ada komentar