Insiden Kekerasan di PBAK UIN STS Jambi, JARI Desak Polisi Bertindak Tegas

Admin Pusat
3 Sep 2025 11:16
INDONESIA 0 499
1 menit membaca

Jambi – Insiden kekerasan yang terjadi dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi 2025 menuai kecaman. Jaringan Indonesia (JARI) Jambi mendesak pihak kepolisian turun tangan dan menindak tegas pelaku.

banner 970x250

Koordinator JARI Jambi, Andi Chaniago, menilai kekerasan dalam PBAK mencoreng dunia akademik. Menurutnya, kegiatan pengenalan kampus seharusnya menjadi sarana pendidikan dan pembentukan karakter, bukan ajang intimidasi.

“Sebagai kampus Islam, seharusnya jauh dari tindakan brutal ala preman. Kekerasan dan intimidasi harus dilenyapkan dari dunia kampus,” tegas Andi, Selasa (3/9/2025).

Andi menekankan bahwa kampus mestinya menjadi ruang yang ramah, terbuka untuk pertukaran gagasan, serta menumbuhkan budaya intelektual yang sehat. Ia juga meminta rektor UIN STS Jambi beserta jajarannya mengambil langkah konkret agar lingkungan akademik bebas dari kekerasan.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Lebih jauh, JARI Jambi juga mendorong kepolisian untuk segera memproses laporan dari Badko HMI dan HMI Cabang Jambi terkait dugaan kekerasan serta penistaan atribut HMI dalam kegiatan PBAK tersebut.

“Kami berharap Polda Jambi segera memproses laporan itu. Agar kejadian serupa tidak terulang, pelaku harus ditindak tegas sesuai hukum,” pungkas Andi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250