Komunikasi Buruk, Pakar Nilai Larangan Mudik 2021 Telah Gagal

Redaksi Jakarta
7 Mei 2021 05:50
METROPOLITAN 0 201
1 menit membaca

Redaksijakarta.com-Jakarta. Kebijakan pemerintah terkait larangan mudik lebaran 2021 dinilai telah gagal. Menurut pakar kebijakan publik Achmad Nur Hidayat, larangan mudik pada dasarnya bertujuan untuk mengantisipasi penularan Covid-19. Namun pada kenyataannya, tujuan tersebut tak sejalan dengan kebijakan lain.

banner 970x250

“Publik melihat selama larangan mudik tidak disertai larangan tegas lainnya, seperti larangan warga asing masuk Indonesia, maka pelarangan mudik tahun 2021 ini akan gagal,” kata Achmad Nur Hidayat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/5).

Pakar dari Narasi Institute ini berpandangan, kebijakan larangan mudik akan terus ditolak rakyat meski dalam pelaksanannya menurunkan banyak aparat.

“Rakyat akan membangkak dan nekat mudik karena mereka melihat sudah tidak ada alasan lagi mobilisasi dibatasi. Pusat belanja tidak dilarang, wisata lokal dibuka. Ini adalah kegagalan komunikasi publik pemerintah,” kritiknya. Oleh karena itu, ia menyarankan kepada pemerintah untuk melakukan komunikasi publik yang lebih konsisten.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

“Jangan salahkan rakyat, tapi salahkan komunikasi publik pemerintah yang tidak konsisten karena pembatasan pergerakan orang tanpa kriteria yang pasti dan terkesan main-main,” tutupnya. *(RMOL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250