Foto : Radep Riyantoro, pemuda asal Lampung yang kini memimpin Nusadaya Academy, resmi dilantik sebagai anggota Senat Kehormatan dalam prosesi wisuda Open University Malaysia (OUM)REDAKSI JAKARTA, Kuala Lumpur — Prestasi membanggakan kembali datang dari anak bangsa, 11/11/2025.

Radep Riyantoro, pemuda asal Lampung yang kini memimpin Nusadaya Academy, resmi dilantik sebagai anggota Senat Kehormatan dalam prosesi wisuda Open University Malaysia (OUM).
Acara bergengsi ini dipimpin langsung oleh YBHG Prof. Dato’ Dr. Ahmad Izanee Bin Awang selaku President/Vice Chancellor OUM, bersama Encik Bani Bin Zainal Azmian, CEO METEOR Learning Sdn. Bhd.
Dalam kesempatan yang sama, Radep juga menerima penghargaan internasional atas kontribusinya dalam inovasi dan pengembangan sistem pendidikan di Indonesia.
@redaksi.jakarta
Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan dunia terhadap kiprah Nusadaya Academy yang sukses menghadirkan model pendidikan unggul dan berorientasi global.
Akademi ini bahkan mendapat apresiasi sejajar dengan sejumlah universitas ternama di Asia, termasuk lembaga pendidikan di Singapura (NSU).
Sebagai anggota senat, Radep tampil di panggung kehormatan bersama jajaran akademik OUM mewakili Indonesia.
Ia juga berkesempatan mewisuda mahasiswa Nusadaya Academy yang menempuh program internasional di Malaysia — langkah monumental bagi lembaga pendidikan asal Indonesia di ranah global.
“Penghargaan ini adalah bentuk kepercayaan dunia terhadap kualitas pendidikan Indonesia. Kami akan terus membuka akses global bagi generasi muda agar bisa bersaing dan berprestasi di tingkat internasional,” ujar Radep Riyantoro.
Capaian ini menegaskan kemampuan anak muda Indonesia dalam mengambil peran strategis di dunia pendidikan internasional.
Prestasi Radep menjadi inspirasi bagi generasi muda Lampung dan seluruh Indonesia untuk terus melangkah ke panggung dunia.
Dengan torehan ini, Nusadaya Academy semakin mantap mendorong kolaborasi lintas negara, memperluas mobilitas akademik, dan meningkatkan kapasitas tenaga profesional Indonesia menuju era globalisasi pendidikan. (Red)
Tidak ada komentar