Heri Setiyono: Anak Muda Jangan Cuma Jadi Objek Politik

Admin Pusat
26 Sep 2026 15:45
PEMUDA POLITIK 0 135
2 menit membaca

Depok – Sekretaris DPC Partai Hanura Kota Depok, Heri Setiyono, mengajak generasi Z dan milenial untuk tidak takut maupun bersikap antipati terhadap dunia politik. Menurutnya, anak muda perlu berani memahami dan terlibat dalam politik agar tidak hanya menjadi objek, tetapi dapat menjadi subjek yang ikut menentukan arah kehidupan demokrasi.

banner 970x250

Hal tersebut disampaikan Heri dalam diskusi publik bertajuk “Peran Masyarakat dan Keterwakilan Pemuda dalam Pemilu” yang digelar Margonda Strategic Studies (MSS) bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok di Warkocag Aesthetic, Pancoran Mas, Depok, Kamis (24/9/2026).

Heri mengatakan masih banyak anak muda yang memandang politik dan partai politik sebagai sesuatu yang harus dijauhi. Menurutnya, pandangan tersebut perlu diubah karena berbagai keputusan politik memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

“Anak muda jangan takut dan jangan anti terhadap partai politik. Justru kita harus memahami bagaimana politik bekerja. Jangan sampai anak muda hanya menjadi objek ketika pemilu, tetapi harus menjadi subjek yang ikut menentukan arah politik,” ujar Heri.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Menurut Heri, keterlibatan anak muda dalam politik tidak selalu harus dimulai dengan menjadi anggota partai. Generasi muda dapat berpartisipasi melalui diskusi, organisasi, kegiatan sosial, penyampaian gagasan, maupun berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

Dia menilai partai politik juga perlu membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk berdialog dan menyampaikan gagasan. Karena itu, DPC Partai Hanura Kota Depok, kata Heri, siap membuka ruang kolaborasi dan memfasilitasi berbagai gagasan positif dari kalangan anak muda.

“DPC Hanura Depok siap berkolaborasi dan memfasilitasi teman-teman Gen Z dan milenial yang ingin menyampaikan gagasan maupun membuat kegiatan positif. Anak muda harus punya ruang untuk bersuara dan berproses,” katanya.

Heri berharap generasi muda tidak hanya hadir sebagai pemilih ketika pemilu berlangsung. Menurutnya, anak muda juga perlu terlibat dalam proses demokrasi secara lebih luas, termasuk mengawal kebijakan dan menyuarakan kepentingan masyarakat.

Diskusi tersebut turut menghadirkan Ketua Bawaslu Kota Depok Muhammad Fathul Arief dan perwakilan pemuda Diaz Rukanda. Kegiatan diikuti belasan peserta dari kalangan mahasiswa, aktivis muda, dan masyarakat umum.

Diskusi kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab mengenai keterlibatan masyarakat dan generasi muda dalam proses demokrasi serta peran pemuda dalam mengawal pemilu.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News ๐Ÿ‘‡

xbanner 970x250

banner 970x250