Memperingati Dies Natalis ke-78, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Raya menggelar diskusi bertajuk “Revitalisasi Nilai-nilai Keislaman dan Keindonesiaan dalam Ruang Gerak HMI”.REDAKSI JAKARTA – Memperingati Dies Natalis ke-78, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Raya menggelar diskusi bertajuk “Revitalisasi Nilai-nilai Keislaman dan Keindonesiaan dalam Ruang Gerak HMI”. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi bagi para kader HMI dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai perjuangan organisasi.

Ketua Umum HMI Cabang Jakarta Raya, Ali Loilatu, menegaskan bahwa Dies Natalis bukan sekadar seremoni, tetapi juga ajang untuk merenungkan kembali transformasi nilai keislaman dan keindonesiaan di tengah tantangan globalisasi.
“Kita harus memperkuat kajian keislaman dan tanggung jawab terhadap himpunan serta bangsa. Selain itu, menjaga tali persaudaraan dalam organisasi, khususnya di HMI Cabang Jakarta Raya, adalah hal yang sangat penting,” ujarnya. (14/02).
Ali menambahkan bahwa tema Dies Natalis tahun ini bukan sekadar slogan, melainkan bentuk komitmen dalam merajut kembali semangat yang telah digagas para pendiri HMI. Diskusi ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman kader terhadap konsep keislaman dan kedaulatan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
@redaksi.jakarta
Dengan semangat yang terus dijunjung tinggi, kader HMI di seluruh Indonesia diharapkan tidak hanya terpaku pada kajian tekstual, tetapi juga aktif dalam syiar serta pembahasan strategis terkait keislaman dan kebangsaan.
HMI, yang lahir di tengah gejolak perjuangan kemerdekaan Indonesia, terus berperan dalam menjaga kedaulatan dan memperjuangkan kepentingan rakyat. Semangat inilah yang diharapkan tetap terjaga di setiap ruang diskusi dan pelatihan HMI, baik di tingkat regional maupun nasional.
Tidak ada komentar