
Redaksijakarta.com – Pemimpin Redaksi (Pemred) Media Sudut Pandang, Umi Sjarifah, meraih Anugerah INDOPOSCO 2026 atas dedikasi dan konsistensinya di dunia jurnalistik. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangka peringatan HUT ke-5 INDOPOSCO yang digelar di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Umi dinilai sebagai tokoh pers yang konsisten menunjukkan kepemimpinan, integritas, serta keberpihakan sosial dalam praktik jurnalistik. Melalui PT Majalah Sudut Pandang, penerbit majalah dan media daring Sudutpandang.id yang telah terverifikasi Dewan Pers, Umi menghadirkan pemberitaan yang informatif dan berpihak pada kepentingan publik, khususnya kelompok masyarakat yang kurang terwakili.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Panitia Anugerah INDOPOSCO, Affan Iskandar, dalam acara bertema “Kepak Membawa Dampak”. Affan menyebut, anugerah tersebut diberikan kepada tokoh pers yang memiliki rekam jejak panjang dan konsisten menjaga nilai-nilai jurnalistik di tengah dinamika industri media.
“Ibu Umi Sjarifah menunjukkan kepemimpinan yang kuat dan konsisten dalam mengelola media. Keberpihakan sosial yang tercermin dalam pemberitaan Sudut Pandang menjadi salah satu alasan utama penghargaan ini diberikan,” ujar Affan.
@redaksi.jakarta
Menanggapi penghargaan tersebut, Umi Sjarifah menyampaikan rasa syukur dan menilai apresiasi dari INDOPOSCO sebagai catatan penting bagi insan pers di era digital.
Ia menegaskan, penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat atas tanggung jawab media dalam menghadirkan informasi yang bermakna dan berdampak bagi masyarakat.
“Sejalan dengan tema HUT ke-5 INDOPOSCO, Kepak Membawa Dampak, saya memaknainya bahwa karya jurnalistik harus memberi manfaat bagi masyarakat. Terima kasih INDOPOSCO, sukses selalu,” ujar penggagas program Jumat Berkah Media Sudut Pandang sejak masa pandemi COVID-19 itu.
Wartawan yang menekuni profesi jurnalistik sejak lulus kuliah pada 1996 tersebut juga menekankan pentingnya ketaatan pada kode etik jurnalistik di tengah pesatnya pertumbuhan media daring.
“Pasca Reformasi, menjadi wartawan terasa semakin mudah. Namun yang paling penting adalah tetap taat pada kode etik untuk menjaga marwah profesi,” tegas Bendahara Umum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat itu.
Sementara itu, Komisaris Utama PT Indonesia Digital Pos, Syarif Hidayatullah, menyampaikan bahwa momentum ulang tahun ke-5 INDOPOSCO juga menjadi ajang apresiasi bagi individu dan institusi yang konsisten menunjukkan dedikasi, integritas, dan inovasi.
Menurutnya, penghargaan tersebut mencerminkan perjalanan INDOPOSCO selama lima tahun sekaligus mendorong karya media agar tidak hanya dibaca, tetapi juga mampu menginspirasi dan menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.
“Memberikan apresiasi kepada mereka yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi dan kepak terbaik mereka, sehingga dampaknya dapat dirasakan bersama,” kata Syarif.
Selain Umi Sjarifah, Anugerah INDOPOSCO 2026 juga diberikan kepada sejumlah tokoh dan institusi, di antaranya Wapres RI Gibran Rakabuming Raka sebagai Tokoh Muda Inspiratif dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin sebagai Inisiator Green Democracy.
Penghargaan juga diberikan kepada sejumlah menteri, yakni Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menag Nasaruddin Umar, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, dan Menkop Ferry Juliantono.
Selain itu, penerima anugerah lainnya meliputi Gubernur Banten Andra Soni, Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno, Bank Banten, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari, Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif, Bawaslu, Biro Pemberitaan DPR, serta praktisi hukum Prof. Dr. Suhandi Cahaya. (Hans)
Tidak ada komentar