KMP Reformasi Gelar Aksi di Mabes Polri: Desak Pemeriksaan Budi Arie Setiadi Dugaan Pembiaran Situs Judi Online

Redaksi Jakarta
16 Nov 2024 11:46
NEWS 0 523
2 menit membaca

REDAKSI JAKARTA – Komite Mahasiswa dan Pemuda (KMP) Reformasi menggelar aksi unjuk rasa di depan Mabes Polri pada Jumat (14/11). Aksi ini bertujuan mendesak Kepolisian Republik Indonesia untuk segera memeriksa mantan Menteri Komunikasi dan Digital RI, Budi Arie Setiadi, yang diduga terlibat dalam pembiaran situs judi online yang semakin marak di Indonesia.

banner 970x250

Ketua Umum KMP Reformasi, Gunawan Al-Bima, menyebut bahwa Indonesia sedang berada dalam situasi darurat judi online.

“Saat ini, ada sekitar 3,5 juta pengguna aktif judi online di Indonesia, 80% di antaranya berasal dari kalangan menengah ke bawah. Judi online tidak hanya menghancurkan ekonomi rakyat, tetapi juga merusak moral, memicu kekerasan dalam rumah tangga, perceraian, hingga bunuh diri,” jelasnya.

Gunawan menyoroti potensi kerugian negara akibat peredaran uang hasil judi online yang diperkirakan mencapai Rp400 triliun sepanjang 2024. Bahkan, aliran dana ini diduga mengalir ke luar negeri melalui praktik pencucian uang. Ironisnya, situs judi online kerap berkamuflase dengan nama lembaga pendidikan untuk mengelabui pengawasan pemerintah.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Dalam orasinya, KMP Reformasi juga menuding adanya indikasi keterlibatan pihak internal Kementerian Komunikasi dan Digital dalam melindungi operasi situs judi online.

“Setelah pergantian kepemimpinan nasional, 10 pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital ditangkap bersama delapan warga sipil. Dugaan kami, ada pembiaran yang disengaja terhadap situs tertentu yang rutin menyetor hasil judi online,” ujar Gunawan.

KMP Reformasi mengajukan lima tuntutan dalam aksi tersebut:

1. Mendesak Mabes Polri segera memeriksa Budi Arie Setiadi atas dugaan pembiaran dan pelindungan situs judi online.

2. Meminta PPATK mengaudit aliran dana hasil judi online di Kementerian Komunikasi dan Digital.

3. Menuntut penangkapan bandar, admin, serta publik figur yang mempromosikan situs judi online, terutama yang berbasis di luar negeri.

4. Menyoroti dugaan pencucian uang dari hasil judi online di dalam negeri.

5. Mendukung pemerintahan baru untuk mengambil langkah tegas dalam memberantas situs judi online.

“Kami hadir demi menyelamatkan rakyat dari kehancuran ekonomi dan moral. Judi online adalah ancaman serius yang harus diberantas tanpa kompromi,” tutup Gunawan.

Aksi berlangsung damai dengan pengawalan ketat aparat keamanan. Hingga berita ini dirilis, belum ada tanggapan resmi dari pihak Mabes Polri terkait tuntutan KMP Reformasi. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250