LSPI Tekankan Pentingnya Eksistensi Pemantau Pemilu dan Kolaborasi Antara Lembaga

Redaksi Jakarta
30 Des 2023 15:40
NEWS 0 258
2 menit membaca

REDAKSI JAKARTA – Kordinator Nasional Lentera Studi Pemuda Indonesia (Kornas LSPI) menghadiri Konsolidasi Nasional Pemantau Pemilu se-Indonesia yang diselanggarakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu RI) di Jakarta pada kamis sampai sabtu (28-30/12).

banner 970x250

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengungkapkan pemantau dan pengawas pemilu harus berjalan seiringan untuk memastikan setiap langkah pemilu diawasi dan dijaga agar tetap berada pada jalur yang benar.

“Pengawas dan pemantau harus berjalan seiringan untuk memastikan proses pemilu tetap pada jalur yang benar,” katanya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Konsolidasi Nasional (Konsolnas) Pemantau Pemilu Tahun 2024 di Jakarta. Kamis (28/12/2023).

Lentera Studi Pemuda Indonesia (LSPI) sebagai lembaga pemantau pemilu yang telah terakreditasi di Bawaslu RI, melalui Seknas LSPI yakni Denni Wahyudi menyambut baik agenda Konsolnas Pemantau Pemilu tersebut menjadi agenda penting untuk memantau, mengawasi, dan memastikan keberlangsungan proses pemilihan di tingkat nasional hingga daerah berjalan dengan transparan, adil, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

“Pembahasan isu redesign model pemantau pemilu yang efektif dan akuntabel minimal ada dua isu penunjang teknis dalam pelaksanaan pemilu 2024 yang menjadi sorotan penting LSPI, pertama terkait platform digital pelaporan secara real-time melalui kanal-kanal resmi disetiap Bawaslu, berupa aplikasi atau website menjadi penting, walaupun ada sigaplapor dan lainnya diamati masih berjalan maksimal karena pemantau belum mendapatkan akses berupa account khusus pemantau diperuntukkan kerja-kerja dilapangan”. ujar Denni Wahyudi dalam keterangan di Jakarta. (30/12).

Dalam kesempatan yang sama Wakil Ketua Kornas LSPI, Rahman Andrian menilai agenda konsolnas ini menjadi sangat penting sebagai eksistensi penguatan peran penting kehadiran lembaga pemantau pemilu dalam mengawal tahapan-tahapan pemilu 2024 dapat berjalan transparan dan adil secara demokratis.

“Sebagai wujud pemantau pemilu yang efesien memang perlunya ditingkat kembali kolaborasi antar lembaga serta penguatan disetiap inspektorat ASN/TNI-Polri, penyelanggara pemilu dan badan lainya dalam pencegahan dan pengawasan serta penindakan soal netralitas pemilu.”, ujar Rahman. (***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250