Pimpinan DPRD DKI Jakarta: Tak Ada Kejanggalan dalam Penganggaran Formula E

Redaksi Jakarta
17 Jun 2022 05:47
METROPOLITAN 0 148
1 menit membaca

Redaksijakarta.com – Dugaan korupsi dalam pelaksanaan balap Formula E masih dalam penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga antirasuah itu terus mengumpulkan bukti dan memintai keterangan saksi-saksi.

banner 970x250

Toh menurut Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Khoirudin, sebenarnya tidak ada yang janggal dalam penganggaran kegiatan Formula E.

Bahkan anggaran commitment fee yang telah dikucurkan oleh Pemprov DKI sebesar Rp 560 miliar telah sesuai kontrak dengan tim Formula E Operations (FEO) selaku manajemen induk perlombaan balap mobil listrik itu.

“Sejauh ini saya lihat tidak ada hal yang mencurigakan dari dana Rp 560 miliar itu. Dana itu sudah jelas terang benderang sebagai commitment fee Formula E,” katanya saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJakarta, Jumat pagi (16/6).

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta itu melanjutkan, berdasarkan keterangan manajemen PT Jakarta Propertindo (Jakpro) perhelatan Formula E tak lagi menggunakan APBD untuk sisa dua tahun kontrak.

Justru Khoirudin menilai Formula E telah sukses membangkitkan ekonomi. Bukan hanya bagi Jakarta, namun juga Indonesia.

“Kami mengapresiasi penyelenggaraan ajang Formula E yang berlangsung sukses dan kami menilai tidak ada yang janggal dalam penganggaran kegiatan Formula E,” tandasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250