
Jakarta, 1 November 2025 — Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Josephine Simanjuntak, mengusulkan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melelang kendaraan dinas operasional (KDO) yang sudah tidak digunakan lagi.

Usulan itu disampaikan dalam rapat kerja Komisi C DPRD DKI bersama pihak eksekutif saat membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026. Menurut Josephine, langkah ini bisa menjadi bentuk efisiensi sekaligus menambah pendapatan daerah di tengah pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.
“Itu kendaraan dinas yang sudah tidak terpakai, setahu saya diparkir di daerah Pulogadung, tepatnya di perbatasan Cakung. Saya ingin tahu bagaimana kondisinya sekarang,” ujar Josephine, Senin (27/10).
Josephine juga mempertanyakan tujuan awal pengadaan kendaraan dinas tersebut serta penanganan pasca-pemakaiannya. Ia menilai sebagian kendaraan masih layak pakai dan sebaiknya dilelang kepada masyarakat dibanding dibiarkan rusak di lokasi penyimpanan.
@redaksi.jakarta
“Kalau memang masih layak, dilelang secara terbuka kepada masyarakat. Kenapa tidak dilakukan seperti itu?” tegasnya.
Menurut Josephine, banyak warga yang tertarik membeli kendaraan dinas bekas milik Pemprov DKI jika dilelang secara resmi. Ia mengaku sering menerima aspirasi dari masyarakat yang menanyakan peluang tersebut.
“Banyak teman dan warga bertanya apakah mobil dinas itu bisa dibeli karena masih layak digunakan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyoroti kurangnya transparansi Pemprov DKI dalam pengelolaan aset kendaraan dinas. Josephine bahkan menyebut ada sejumlah bus bekas milik Pemprov yang kini mangkrak di kawasan Jakarta Timur.
“Saya lihat mobil-mobil besar seperti bus diparkir di daerah Pulogadung–Cakung, kondisinya sudah ditumbuhi tanaman, beberapa rodanya bahkan sudah hilang,” ungkapnya.
Josephine pun meminta agar Pemprov DKI segera melakukan pendataan, evaluasi, dan membuka opsi pelelangan bagi kendaraan-kendaraan dinas yang sudah tidak terpakai agar bisa memberikan manfaat kembali bagi masyarakat. (Red)
Tidak ada komentar