Antusiasme masyarakat lokal dan luar daerah di Indonesia menyambut gelaran MotoGP seri ke-18 Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika kian terasa besar. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) bersama Dorna Sports menggelar program edukatif bertajuk Riders MotoGP Go To Schools.(foto:istimewa)RedaksiJakarta.com, Lombok – Antusiasme masyarakat, baik warga lokal maupun pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia, menjelang penyelenggaraan MotoGP seri ke-18 Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika kian meningkat. Menyambut ajang tersebut, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) bersama Dorna Sports menghadirkan program edukatif bertajuk Riders MotoGP Go To Schools.

Pembalap Indonesia yang berlaga di kelas Moto2, Mario Suryo Aji, turut berpartisipasi dalam kegiatan ini bersama sejumlah rider internasional, di antaranya Manuel Gonzalez Simon, Collin Veijer, dan Alonzo Lopez.
Program yang menjadi bagian dari rangkaian side event MotoGP Mandalika 2025 tersebut menyasar pelajar di sekitar kawasan Mandalika. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan dunia balap motor internasional, menanamkan nilai sportivitas, serta membuka wawasan siswa mengenai peluang dan potensi industri olahraga otomotif.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi ITDC dan Dorna Sports yang melibatkan ratusan siswa dari beberapa sekolah di Kecamatan Pujut, seperti SD Negeri Ngolang dan Pondok Pesantren Nurul Ijtihad NU Lenser, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
@redaksi.jakarta
General Manager The Mandalika, Agus Setiawan, menilai kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para pelajar karena dapat berinteraksi langsung dengan pembalap kelas dunia.
“Ini menjadi momentum bagi para pelajar untuk melihat para rider dunia, bukan hanya sebagai atlet, tetapi juga sebagai sosok inspiratif bagi generasi penerus bangsa,” ujar Agus, Kamis (2/10).
Senada dengan itu, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk mendekatkan MotoGP dengan masyarakat, sekaligus memperkuat keterhubungan antara olahraga global dan budaya lokal.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa dikenalkan dengan dunia MotoGP melalui beragam aktivitas edukatif, mulai dari workshop keselamatan berkendara, kuis interaktif, hingga sesi tanya jawab dan foto bersama para pembalap.
“Kegiatan ini memberikan pengalaman yang tidak hanya edukatif, tetapi juga inspiratif bagi generasi muda Lombok,” ujar Priandhi.
Tidak ada komentar