Sanggar Bapontar Turunkan 25 Penari Kabasaran Tampil Kolosal Kabasaran Pada Perhelatan HUT RI ke 80 di Istana Negara untuk Tampil Kolosal di Istana Negara HUT RI 80

Admin Pusat
18 Agu 2025 14:41
INDONESIA 0 619
2 menit membaca

Jakarta – Perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Minggu (17/8/2025), menjadi momen bersejarah bagi Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK). Untuk pertama kalinya, Tari Kabasaran—tarian perang tradisional Minahasa—dipentaskan di halaman Istana Merdeka dalam upacara penurunan bendera.

banner 970x250

Pertunjukan yang mengusung tema “Kawasaran Sumiri Tona’as Wangko Um Banua” ini menggambarkan semangat Waraney Minahasa, para prajurit penjaga kampung yang siap berkorban demi rakyat. Barisan Kabasaran dipimpin Brigjen Pol Christ Pusung, dengan penari yang berasal dari lintas elemen Kawanua: DPP KKK, Generasi Muda Kawanua, TNI/Polri asal Kawanua, keluarga besar Kawanua, hingga Sanggar Bapontar.

Sebanyak 25 penari tampil kompak dan penuh khidmat. Kolaborasi lintas generasi ini menjadi bukti bahwa budaya mampu menjadi perekat persatuan sekaligus identitas yang terus lestari di tengah modernisasi.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Salah satu yang menarik perhatian adalah keikutsertaan Sanggar Bapontar, pimpinan Beiby Sumanti atau Luana Debby Sumanti. Beiby dikenal luas sebagai penggiat budaya Minahasa sekaligus sosok yang peduli pada sesama.

Tidak hanya aktif melestarikan seni, Sanggar Bapontar juga kerap turun tangan dalam aksi kemanusiaan. Saat pandemi Covid-19, sanggar ini membuka dapur umum dan menyediakan makanan siap saji bagi masyarakat terdampak. Bahkan, Beiby juga mendirikan rumah singgah untuk seniman dan warga jalanan yang mencintai seni.

“Bagi kami, budaya bukan hanya pertunjukan. Ini adalah warisan, identitas, dan cara kami mengabdi untuk bangsa,” ujar Beiby.

Delapan puluh tahun sudah Indonesia merdeka. Dari Sabang sampai Merauke, budaya menjadi salah satu kekuatan pemersatu bangsa. Lewat penampilan Kabasaran di Istana Negara, masyarakat Minahasa membuktikan bahwa tradisi bukan hanya nostalgia, melainkan juga energi untuk masa depan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250