Tanggapi Pernyataan Kapolri, TPDI Desak Netralitas Wajib Dilaksanakan

Redaksi Jakarta
17 Jan 2024 00:45
NEWS 0 149
1 menit membaca

REDAKSI JAKARTA – Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus menanggapi pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang beberapa waktu lalu menyatakan Indonesia mencari seorang pemimpin yang bisa melanjutkan estafet kepemimpinan.

banner 970x250

Petrus mengingatkan bahwa Kapolri berpotensi menjadi tidak netral dalam Pilpres 2024 karena disebut-sebut sebagai ‘orangnya Jokowi’.

“Bahkan sebuah Podcast menyatakan Polri dicurigai menjadi kaki dari Capres-Cawapres 02. Jadi Kapolri ini memang harus diingatkan, terlebih-lebih di saat publik menunjukan sikap muak terhadap dinasti politik dan nepotisme Jokowi yang hanya menguntungkan keluarga dan kroninya,” kata Petrus.

Petrus mengingatkan, jika Kapolri tidak mengembalikan netralitas aparatnya dan netraliras dirinya, maka Pemilu yang adil, jujur dan damai hanya akan menjadi harapan kosong belaka.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Menurut Petrus bila Polri tidak netral, dinasti politik dan nepotisme yang memenangkan pemilu dan pilpres, maka yang terjadi bukan demokrasi dan bukan bagian dari kedaulatan rakyat.

“Jika Jokowi tetap membiarkan aparaturnya tidak netral, demi dinasti politik dan nepotismenya, maka arah pemakzulan Presiden Jokowi bisa akan terjadi lebih cepat, karena jalan menuju pemakzulan terbuka lebar mengingat 5 Fraksi di DPR berada di luar Koalisi Indonesia Maju dengan jumlah anggota DPR lebih besar,” tegas Petrus.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250