
REDAKSI JAKARTA,– Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Pembaharu Bangsa (DPP GPPB) menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan hilirisasi industri yang tengah digalakkan oleh pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Program ini dipimpin oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sebagai Ketua Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional.
Pemerintah telah menyepakati 21 proyek hilirisasi tahap pertama yang menargetkan sektor strategis, seperti migas, pertambangan, pertanian, hingga kelautan, dengan total investasi senilai USD 40 miliar pada tahun 2025. Adapun total nilai hilirisasi yang ditargetkan hingga proyek selesai mencapai USD 618 miliar.
Ketua Umum DPP GPPB, Abraham, menyampaikan bahwa langkah strategis pemerintah dalam mempercepat hilirisasi menunjukkan hasil positif yang sesuai target.
@redaksi.jakarta
Menurutnya, kebijakan hilirisasi ini menjadi kunci dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
“Kami melihat upaya yang dilakukan oleh pemerintah ini sangat konkret dan terukur. Dengan kebijakan yang pro-investasi serta dorongan terhadap sektor-sektor strategis, hilirisasi semakin nyata dampaknya bagi perekonomian,” ujar Abraham.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa proyek hilirisasi tersebut menjadi bagian dari transformasi besar pemerintah dalam mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah, sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional di tingkat global.
DPP GPPB juga mengapresiasi kinerja cepat Menteri ESDM dalam menghadapi berbagai tantangan sektor energi. Abraham menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan program hilirisasi ini.
“Kami yakin bahwa dengan kepemimpinan yang visioner dan kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat, target hilirisasi nasional bisa tercapai sesuai rencana, apalagi dipimpin oleh Pak Menteri Bahlil,” tambah Abraham.
Sebagai organisasi kepemudaan yang berkomitmen terhadap pembangunan bangsa, DPP GPPB menegaskan kesiapan untuk memberikan gagasan dan dukungan moral bagi percepatan hilirisasi demi mewujudkan Indonesia yang mandiri secara ekonomi.
Dengan percepatan hilirisasi yang terus diupayakan, diharapkan Indonesia mampu keluar dari ketergantungan pada ekspor bahan mentah dan bertransformasi menjadi negara industri yang kompetitif di tingkat global.
Tidak ada komentar