Bapanas Klaim Rencana Kenaikan Harga Gula Bisa Dievaluasi

Redaksi Eksekutif
16 Jun 2023 16:58
1 menit membaca

Redaksi Jakarta – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan rencana kenaikan harga gula bisa dievaluasi seiring faktor-faktor yang mempengaruhinya. Hal ini karena kebijakan penetapan harga sebuah komoditas bersifat dinamis.

banner 970x250

Demikian dikatakan Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono, Jumat (16/6/2023). “Kita harus memperhatikan semua yang mempengaruhi harga gula di dalam negeri,” ujarnya.

Sebut saja seperti harga gula internasional seperti biaya produksi dan distribusi di dalam negeri. Terutama yang terkait dengan rendemen atau kandungan gula dalam setiap tebu.

“Kita harus menghitung ulang jika harga internasional membaik dan produksi meningkat,” kata Maino. Dia berharap harga gula akan stabil sehingga tidak perlu dilakukan penyesuaian.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Sebelumnya, Bapanas berencana menaikkan harga gula di dalam negeri. Harga di tingkat petani yang semula Rp11.500 per kilogram akan dinaikkan menjadi Rp12.500 per kilogram.

Kemudian harga di tingkat konsumen untuk Pulau Jawa dari Rp13.500 menjadi Rp14.500 per kilogram. Sedangkan untuk wilayah timur Indonesia dan 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal) dari Rp14.500 menjadi Rp15.500 per kilogram.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250