
Jakarta, 30 Maret 2025 – Indonesia Youth Epicentrum (IYE), organisasi kepemudaan yang fokus pada pembinaan moral dan integritas generasi muda, mengajukan desakan keras kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi posisi Raffi Ahmad sebagai Utusan Khusus Presiden.

Desakan ini muncul setelah adanya dugaan keterlibatan Raffi Ahmad dalam promosi judi online, sebuah aktivitas ilegal yang dapat merusak moral masyarakat, khususnya di kalangan anak muda.
IYE juga menuntut agar pemerintah memperkuat peran Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Daring yang dibentuk pada 14 Juni 2024 berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 21 Tahun 2024.
Satgas ini memiliki mandat untuk memberantas praktik perjudian online yang melanggar hukum, yang dinilai dapat merusak tatanan sosial dan moralitas masyarakat Indonesia.
@redaksi.jakarta
Benny, Ketua IYE, dalam pernyataan resmi mengungkapkan, “Sebagai Utusan Khusus Presiden, Raffi Ahmad memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk menjaga keteladanan.
Dugaan keterlibatannya dalam promosi judi online sangat meresahkan, dan kami mendesak agar hal ini segera dievaluasi oleh Presiden Prabowo Subianto.”
Dugaan promosi judi online yang melibatkan Raffi Ahmad juga dianggap melanggar sejumlah regulasi yang berlaku di Indonesia.
Beberapa di antaranya adalah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Pasal 27 Ayat (2), yang melarang penyebaran informasi terkait perjudian.
Selain itu, Pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan tegas melarang segala bentuk perjudian, termasuk judi daring.
Tak hanya itu, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 juga menegaskan bahwa pejabat publik wajib menjaga citra dan kehormatan negara.
IYE menilai bahwa evaluasi terhadap posisi Raffi Ahmad sebagai Utusan Khusus sangat penting untuk menjaga integritas lembaga kepresidenan dan mendukung cita-cita Presiden Prabowo, khususnya dalam Asta Cita, yang menekankan pentingnya “Pendidikan Berkualitas dan Berkarakter.”
IYE berharap langkah ini dapat menciptakan lingkungan sosial yang lebih sehat, di mana generasi muda tidak terpapar pengaruh negatif dari figur publik yang seharusnya menjadi teladan.
Selain itu, IYE juga mendesak agar peran Satgas Pemberantasan Judi Daring diperkuat untuk mencegah kasus serupa di masa depan.
Satgas ini memiliki peran vital dalam memberantas praktik judi online yang merusak integritas dan moralitas masyarakat, terutama di kalangan pemuda.
Dengan pernyataan ini, IYE berkomitmen untuk terus mengawal isu ini dan mendorong pemerintah mengambil langkah tegas dalam menjaga moralitas generasi muda Indonesia.
IYE berharap evaluasi terhadap Raffi Ahmad serta penguatan Satgas Pemberantasan Judi Daring dapat mengarah pada tercapainya visi Indonesia berkarakter yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. (Red)
Tidak ada komentar