Wapres Gibran Rakabuming Tegaskan Komitmen Pemerintah Perkuat UMKM Nasional

Admin Pusat
10 Okt 2025 08:48
INDONESIA 0 335
2 menit membaca

Jakarta, 10 Oktober 2025 — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat peran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar utama kemandirian ekonomi nasional.

banner 970x250

Hal ini disampaikan Gibran saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Industri Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (Akumandiri) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (9/10/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Gibran menekankan pentingnya keterlibatan UMKM dalam rantai pasok nasional maupun global. Menurutnya, penguatan UMKM menjadi langkah strategis untuk menciptakan ekonomi yang mandiri dan berdaya saing.

“Pemerintah terus mendorong agar pelaku UMKM menjadi bagian dari rantai pasok nasional dan global. Kemandirian ekonomi bangsa berawal dari kemandirian para pelaku usaha kecil,” ujar Gibran dalam keterangan resminya di Jakarta.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu juga menerima berbagai masukan dan keluhan dari para pelaku UMKM yang disampaikan oleh perwakilan Akumandiri.

Salah satu isu yang dibahas adalah mengenai rumitnya proses pemutihan kredit macet bagi pelaku UMKM.

“Nanti akan kami follow up, terutama ke Kementerian UMKM. Saat ini pemerintah sedang mengatur regulasi teknisnya karena melibatkan bank Tbk, jadi administrasinya cukup kompleks dan membutuhkan persetujuan OJK,” jelas Gibran.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum DPP Akumandiri Hermawati Setyorinny menyampaikan apresiasinya terhadap perhatian Wakil Presiden. Ia juga menegaskan kesiapan Akumandiri untuk bersinergi dengan pemerintah dalam berbagai program pemberdayaan ekonomi rakyat.

“Kami siap membantu pemerintah dalam menjalankan program-program strategis seperti MBG (Modal Bergulir Gotong Royong). Akumandiri siap menjadi mitra sekaligus kamar dagang bagi UMKM,” ungkap Rinny, sapaan akrab Hermawati.

Rinny juga menyuarakan harapan agar pemerintah memperhatikan regulasi yang mempermudah UMKM serta menekan arus barang impor yang dinilai berdampak pada daya saing produk lokal.

“Kami berharap aturan yang menyangkut UMKM tidak dipersulit. Selain itu, pembatasan barang impor perlu ditegakkan agar UMKM bisa tumbuh sehat di pasar dalam negeri,” tambahnya.

Sejak berdiri pada 2015, Akumandiri aktif berperan dalam sosialisasi dan implementasi berbagai program pemerintah, baik melalui kementerian, lembaga, maupun perusahaan swasta.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pengurus Akumandiri, antara lain Ketua Bidang Informasi dan Teknologi Andy Djojo Budiman, Pembina Didik Meiko, Ketua Bidang Pendidikan, Pelatihan, Pembinaan dan Pengembangan Djoko Kurniawan, Ketua Akumandiri Provinsi Jawa Barat Reza Rizky Hermawan, serta Yunita dari bidang pendidikan dan pelatihan UMKM.

Dengan audiensi ini, pemerintah berharap kolaborasi antara Akumandiri dan pemangku kebijakan dapat semakin memperkuat ekosistem UMKM nasional menuju ekonomi inklusif dan berkelanjutan. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250