Foto : Prof. Dr. Hidayat Humaid, M.PdOleh : Zen Lelangwayang, M.Pd
Waketum Muaythai Jakarta

REDAKSI JAKARTA, Di tengah dinamika organisasi keolahragaan yang kerap berkelindan dengan tarik-menarik kepentingan, figur pemimpin yang memiliki pijakan akademik, pengalaman teknis, serta rekam jejak organisatoris menjadi kebutuhan mendasar.
Dalam konteks ini, Prof. Dr. Hidayat Humaid, M.Pd. hadir sebagai contoh kepemimpinan olahraga yang berjalan di jalur yang tepat (on the track).
Sebagai guru besar ilmu kepelatihan panahan dan dosen olahraga tetap di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof. Hidayat tidak hanya berangkat dari legitimasi struktural akademik, tetapi juga dari pengalaman panjang di dunia keilmuan olahraga.
@redaksi.jakarta
Kepakaran tersebut diperkuat oleh jejak kepelatihan di cabang olahraga prestasi serta keterlibatan aktif dalam berbagai organisasi keolahragaan.
Kombinasi ini menjadikannya sosok yang memahami olahraga bukan semata sebagai kompetisi medali, melainkan sebagai sistem pembinaan jangka panjang.
Sejak memimpin KONI DKI Jakarta pada tahun 2022, arah kebijakan olahraga ibu kota menunjukkan konsistensi yang patut dicatat.
Prestasi DKI Jakarta tidak hanya mengalami peningkatan dari sisi perolehan medali emas dari satu Pekan Olahraga Nasional (PON) ke PON berikutnya, tetapi juga memperlihatkan kemajuan kualitas di cabang-cabang olahraga strategis.
Yang menarik, bukan sekadar jumlah medali yang bertambah, melainkan juga sebaran cabang olahraga yang tampil dominan.
Capaian DKI Jakarta sebagai juara umum PON Bela Diri pada oktober 2025 di Kudus Jawa Tengah menjadi penanda penting.
Prestasi ini menunjukkan keberhasilan pendekatan pembinaan yang terukur, sistematis, dan berbasis sport science. Sebuah pendekatan yang sejalan dengan latar belakang akademik Prof. Hidayat.
Untuk prestasi cabang olahraga bela diri pada PON bela diri, menuntut disiplin tinggi, kesiapan fisik, mental, dan taktik, tidak mungkin mencapai puncak prestasi tanpa manajemen pembinaan yang konsisten dan berkelanjutan yang di lakukan oleh KONI DKI Jakarta.
Kepemimpinan yang on the track tercermin dari kemampuan menjaga kesinambungan antara visi dan implementasi.
Di bawah kepemimpinan Prof. Hidayat Humaid, KONI DKI Jakarta tampak tidak terjebak pada kebijakan populis jangka pendek, melainkan fokus pada penguatan fondasi : pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih, serta sinergi dengan pengurus cabang olahraga.
Ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan olahraga tidak cukup hanya kuat secara administratif, tetapi harus ditopang pemahaman substansial terhadap ekosistem prestasi.
Tentu, tantangan ke depan tidak semakin ringan. Persaingan antar daerah kian ketat, tuntutan profesionalisme meningkat, dan ekspektasi publik terhadap prestasi olahraga semakin tinggi.
Namun, dengan arah kebijakan yang jelas dan kepemimpinan yang berbasis kompetensi, DKI Jakarta memiliki modal kuat untuk menjaga bahkan meningkatkan prestasi.
Pada akhirnya, kepemimpinan Prof. Dr. Hidayat Humaid, M.Pd. di KONI DKI Jakarta menunjukkan bahwa ketika akademisi, praktisi, dan organisatoris menyatu dalam satu figur, olahraga prestasi dapat berjalan di rel yang benar.
On the track bukan sekadar slogan, melainkan refleksi dari proses, konsistensi, dan hasil yang terukur
Tidak ada komentar