PAC Menteng Pemuda Muslimin Indonesia Soroti Kualitas Pendidikan di Jakpus

Admin Pusat
11 Mei 2026 16:31
INDONESIA 0 301
2 menit membaca

Jakarta – Ketua PAC Menteng Pemuda Muslimin Indonesia, M. Irwansyah, meminta Suku Dinas (Sudin) Pendidikan Jakarta Pusat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Menurutnya, Jakarta Pusat sebagai pusat pemerintahan seharusnya menjadi barometer pendidikan nasional.

banner 970x250

Irwansyah menilai masih terdapat sejumlah persoalan di sektor pendidikan Jakarta Pusat, mulai dari ketimpangan fasilitas antar sekolah, efektivitas program pendidikan yang belum optimal, hingga implementasi kebijakan yang dinilai belum sepenuhnya menjawab kebutuhan peserta didik.

“Jakarta Pusat harus menjadi contoh, bukan justru menyisakan pekerjaan rumah di sektor pendidikan. Jika pusat ibu kota saja masih menghadapi persoalan mendasar, bagaimana daerah lain dapat menjadikan Jakarta sebagai rujukan,” kata Irwansyah dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).

Ia menegaskan pendidikan tidak dapat diukur hanya dari banyaknya program atau agenda formal. Menurutnya, masyarakat membutuhkan dampak nyata berupa peningkatan kualitas pembelajaran, fasilitas yang memadai, tenaga pendidik yang kompeten, serta sistem pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Irwansyah juga mendorong Sudin Pendidikan Jakarta Pusat memprioritaskan pemerataan sarana dan prasarana pendidikan. Ia menilai tidak boleh ada kesenjangan kualitas fasilitas antar sekolah dalam satu wilayah administratif yang sama.

Selain itu, ia meminta program pendidikan lebih substantif dan terukur. Menurutnya, agenda seremonial tanpa dampak konkret hanya akan menghabiskan energi birokrasi tanpa menghasilkan perubahan berarti.

“Guru merupakan ujung tombak pendidikan, sehingga penguatan kapasitas mereka tidak boleh berhenti pada pelatihan administratif semata,” ujarnya.

Irwansyah turut menyoroti pentingnya transparansi penggunaan anggaran pendidikan agar masyarakat dapat mengetahui sejauh mana alokasi dana benar-benar berdampak terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

“Kritik ini bukan untuk menjatuhkan institusi, melainkan bentuk kepedulian agar pendidikan di Jakarta Pusat semakin berkualitas dan berdaya saing,” tegasnya.

Ia menambahkan, Jakarta yang tengah bergerak menuju kota global harus didukung kualitas sumber daya manusia yang kuat melalui sistem pendidikan yang merata dan berorientasi masa depan.

“Kota global lahir dari kualitas manusianya, dan kualitas manusia dibentuk melalui pendidikan yang kuat, merata, serta berorientasi masa depan,” ujar Irwansyah.

Menurutnya, pendidikan tidak boleh dijadikan sekadar ruang pencitraan, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan kota dan bangsa.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250