Mahasiswa Diminta Aktif Awasi Tata Kelola SDA, GAN Dorong Penguatan Kedaulatan Ekonomi Nasional

Admin Pusat
15 Jun 2026 08:57
INDONESIA NEWS 0 200
3 menit membaca

REDAKSIJAKARTA.COM– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garuda Astacita Nusantara (GAN) mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya kalangan mahasiswa dan generasi muda, untuk mengambil peran aktif dalam mengawal pembangunan ekonomi nasional agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat.

banner 970x250

Ketua Umum DPP GAN, Muhammad Burhanuddin, menilai bahwa tantangan pembangunan Indonesia ke depan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat dalam memastikan pengelolaan sumber daya alam berjalan secara transparan, adil, dan akuntabel.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima sejumlah wartawan di Kantor Pusat DPP Garuda Astacita Nusantara, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Menurut Burhanuddin, Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Namun, keberhasilan pengelolaannya sangat ditentukan oleh kualitas tata kelola serta pengawasan publik terhadap sektor-sektor strategis seperti pertambangan, energi, dan perkebunan.

“Yang terpenting bukan hanya besarnya kekayaan alam yang dimiliki Indonesia, tetapi bagaimana manfaatnya benar-benar dirasakan oleh rakyat melalui tata kelola yang baik dan berkeadilan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa mahasiswa memiliki posisi penting sebagai mitra kritis dalam pembangunan nasional. Sejarah bangsa, kata dia, menunjukkan bahwa mahasiswa selalu hadir dalam berbagai momentum penting, mulai dari perjuangan kemerdekaan hingga penguatan demokrasi dan pengawasan kebijakan publik.

Karena itu, Burhanuddin berharap generasi muda tidak hanya menjadi pengamat, tetapi turut berkontribusi melalui gagasan, kritik konstruktif, dan pengawasan terhadap berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah.

Menurutnya, sikap kritis yang dimiliki mahasiswa harus diarahkan untuk memperkuat kualitas kebijakan publik serta menjaga nilai-nilai transparansi, keadilan sosial, dan akuntabilitas dalam pengelolaan kekayaan negara.

Dalam kesempatan tersebut, Burhanuddin juga menyoroti pentingnya pembangunan ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga mampu menghadirkan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ia menilai pembenahan sektor pertambangan, energi, dan perkebunan perlu menjadi bagian dari strategi nasional dalam memperkuat ketahanan ekonomi sekaligus mengurangi ketimpangan sosial.

“Kekayaan alam Indonesia harus menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka kesempatan kerja, memperkuat kemandirian ekonomi, dan mendorong kemajuan bangsa secara berkelanjutan,” katanya.

Selain itu, Burhanuddin menegaskan bahwa penegakan hukum yang konsisten terhadap berbagai pelanggaran yang merugikan negara menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah dan institusi negara.

DPP GAN memandang bahwa cita-cita mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan berkeadilan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh elemen bangsa, termasuk pemerintah, mahasiswa, akademisi, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat luas.

Untuk itu, Burhanuddin mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus mengawal pembangunan nasional secara partisipatif dan konstruktif guna mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

“Indonesia yang kuat dan sejahtera tidak dibangun oleh satu kelompok saja. Dibutuhkan persatuan, gotong royong, serta komitmen bersama untuk memastikan pembangunan benar-benar berpihak kepada rakyat dan masa depan bangsa,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250