Aliansi Pemuda Merah Putih Minta Polri Tindaklanjuti Dugaan Pencemaran Nama Baik terhadap Institusi Kepolisian

Admin Pusat
3 Jul 2026 17:18
NASIONAL NEWS 0 229
2 menit membaca

REDAKSIJAKARTA.COM – Aliansi Pemuda Merah Putih menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), Kamis (2/7/2026).

banner 970x250

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan aspirasi agar Polri menindaklanjuti laporan terkait dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan terhadap institusi kepolisian yang diduga dilakukan oleh seseorang bernama Stevanus Febryan Babaro.

Dalam pernyataannya, Aliansi Pemuda Merah Putih menegaskan bahwa kebebasan berpendapat merupakan hak konstitusional setiap warga negara.

Namun, hak tersebut harus dijalankan secara bertanggung jawab dengan mengedepankan fakta, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta tidak menyerang kehormatan individu maupun lembaga negara.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Massa aksi menilai Polri sebagai institusi negara memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta menegakkan hukum.

Oleh karena itu, mereka meminta agar setiap dugaan pencemaran nama baik maupun penghinaan terhadap institusi negara diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Di sisi lain, Aliansi Pemuda Merah Putih juga menekankan pentingnya proses penegakan hukum yang profesional, objektif, transparan, serta tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Dalam aksi tersebut, Aliansi Pemuda Merah Putih menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti dugaan pencemaran nama baik terhadap institusi Polri, memproses pihak yang dilaporkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serta mengusut tuntas dugaan penyebaran informasi yang dinilai merugikan nama baik institusi kepolisian.

Selain itu, massa juga menyampaikan keberatan terhadap adanya klaim yang mengatasnamakan masyarakat Kalimantan Barat dalam penyampaian pernyataan di ruang publik, yang menurut mereka perlu diklarifikasi melalui mekanisme hukum.

Aliansi Pemuda Merah Putih menegaskan akan terus mengawal proses hukum secara damai, konstitusional, dan sesuai koridor hukum yang berlaku. Mereka berharap penegakan hukum dilakukan secara adil agar mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara sekaligus memperkuat supremasi hukum di Indonesia.

“Penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan menjadi bagian penting dalam menjaga wibawa negara serta memastikan ruang demokrasi tetap berjalan secara sehat dan bertanggung jawab,” demikian pernyataan Aliansi Pemuda Merah Putih dalam aksi tersebut.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250