PK Betawi Bertemu Ketua DPRD DKI, Dorong Advokasi Kebijakan dan Talenta Muda Betawi

Admin Pusat
2 Sep 2026 22:36
NEWS 0 254
3 menit membaca

Jakarta – Pemuda Kaum Betawi (PK Betawi) melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin, Rabu (2/9/2026).

banner 970x250

Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari advokasi kebijakan publik, penguatan kebudayaan Betawi, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga optimalisasi peran generasi muda Betawi dalam pembangunan Jakarta menuju kota global.

Ketua Umum Pemuda Kaum Betawi, Masykur Isnan, mengatakan pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih konkret antara organisasi kepemudaan dan kebudayaan dengan DPRD DKI Jakarta.

“Pertemuan ini menjadi ruang dialog yang konstruktif. Kami membicarakan banyak hal yang menyangkut masa depan Jakarta, masa depan masyarakat Betawi, dan bagaimana talenta-talenta muda Betawi dapat mengambil peran yang lebih besar dalam pembangunan kotanya sendiri,” kata Masykur Isnan,.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Salah satu agenda yang dibahas adalah penguatan advokasi kebijakan publik dan legislasi daerah, khususnya berkaitan dengan ketenagakerjaan, kepemudaan, pemajuan kebudayaan Betawi, pesantren, hingga minuman beralkohol.

PK Betawi juga membahas langkah Judicial Review terhadap Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta sebagai bagian dari ikhtiar memperkuat kepastian hukum bagi pemajuan kebudayaan Betawi, termasuk penguatan pemaknaan mengenai Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi.

Menurut Masykur, transformasi Jakarta menuju pusat ekonomi nasional dan kota global tidak boleh menjadikan masyarakat Betawi sebagai penonton di tanah kelahirannya sendiri.

“Generasi muda Betawi harus memiliki akses, kapasitas, dan ruang yang nyata untuk berpartisipasi serta mengambil manfaat dari perkembangan Jakarta,” ujarnya.

Pertemuan tersebut juga membahas kondusivitas dan penanganan persoalan keamanan Jakarta pascademonstrasi 27 Agustus 2026.

PK Betawi dan Ketua DPRD DKI Jakarta sepakat bahwa menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif merupakan kepentingan bersama. Penyampaian aspirasi dan dinamika demokrasi, menurut Masykur, harus tetap berjalan dalam koridor hukum tanpa mengorbankan keamanan masyarakat dan ketertiban umum.

PK Betawi juga mendorong transparansi serta profesionalisme aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

Selain itu, persiapan Jakarta menuju kota global turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Masykur menilai status kota global tidak boleh hanya dimaknai sebagai pembangunan infrastruktur dan peningkatan investasi.

“Jakarta sebagai kota global harus tetap memiliki identitas, keadilan sosial, dan ruang bagi masyarakatnya untuk tumbuh serta berpartisipasi,” katanya.

Bagi PK Betawi, silaturahmi dengan Suhud Alynudin menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi dan membangun ruang kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan kebudayaan, DPRD DKI Jakarta, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi permulaan bagi optimalisasi kontribusi talenta muda Betawi di tanah kelahirannya sendiri.

Di akhir kegiatan, PK Betawi secara simbolis menyerahkan rantang kepada Suhud Alynudin sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh yang didatangi sekaligus simbol nilai silaturahmi dalam tradisi masyarakat Betawi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250