Aktivis Sarankan Ganjar Jangan Overdosis Pencitraan Pilpres

Redaksi Jakarta
24 Jan 2022 14:23
POLITIK 0 159
2 menit membaca

Jakarta – Kedatangan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, pada acara pernikahan Fahmi dan Netty warga Sungsang Banyuasin, Sumatera Selatan, memunculkan kecurigaan.

banner 970x250

Kecurigaan datang dari salah seorang pemuda asli Sumsel, bernama Harda Belly. Harda menilai, Ganjar sengaja menghadiri pernihakan Fahmi dan Netty kendati tidak diundang secara resmi.

“Menurut saya tidak ada yang kebetulan. Dugaan saya ini sudah direncanakan sepertinya karena mau Pilpres kita ini,” ujar Harda kepada wartawan, Senin (24/1/2022).

Menurut Harda, jika tidak direncanakan menghadiri pernihakan Fahmi dan Netty, bisa saja Ganjar langsung pulang kembali ke Jawa Tengah setelah meninjau Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) di Desa Sungsang Banyuasin. Diketahui, Ganjar meninjau KKN UGM dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum PP Kagama.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

“Apalagi datangnya pak Ganjar ke pernikahan itu menggunakan kaos oblong. Beliau juga naik becak motor. Kalau tidak pencitraan itu apa namanya,” katanya.

Kecurigaan Harda ini semakin kuat terkait konsilidasi Pilpres Ganjar karena dia juga menemui organisasi kepemudaan yang tergabung dengan organisasi kepemudaan Cipayung Plus.

“Sah-sah saja bertemu masyarakat. Tapi, yang mengherankan itu kok seperti terencana gitu pertemuannya,” katanya.

Harda menyarankan Ganjar tidak terlalu sibuk mengurus konsolidasi terkait Pilpres. Sebab, Ketua Umum PDI-Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, masih belum membicarakan siapa sosok yang bakal diusung Pilpres nanti.

“Sebaikanya pak Ganjar menghormati bu Mega. Jangan offside gitu. Masa mau melangkahi bu Mega,” katanya.(red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250