Redaksi Jakarta – Koordinator Nasional Aspirasi Milenial Maluku Indonesia atau Koornas AMMI turut menyikapi aksi pengeroyokan yang terjadi di Tangerang Selatan.

Fauzan Ohorella, Ketua Umum AMMI sangat prihatin dan mengecam tindakan kekerasan tersebut. Menurut dia, aksi kekerasan (premanisme) harus kita lawan secara bersama dengan APH atau pihak kepolisian.
“Kami mengecam aksi tindakan kekerasan tersebut serta meminta aparat kepolisian untuk mengambil tindakan tegas untuk pelaku pengeroyokan lansia itu.”, Ujarnya saat di konfirmasi (06/04).
Aktivis asal Maluku ini juga berharap agar para senior dari Maluku ini juga tidak terprovokasi dengan beredarnya sejumlah video di media sosial. Sebab, menurutnya akan lebih bijak jika persoalan ini di serahkan kepada pihak kepolisian.
@redaksi.jakarta
“Harapan kami, senior dari Maluku jangan sampai terprovokasi yang dapat menimbulkan permasalahan baru bagi orang lain. Kami juga mengajak, agar mari kita percayakan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas dan menangkap para pelaku tidak bermoral itu.”, Tambahnya.
Selain itu, dia berharap agar pihak kepolisian bisa memberikan edukasi, juga sosialisasi dalam persoalan kreditur-debitur. Sehingga para jasa penagih (kolektor) tidak lagi di perhadapkan dengan persoalan seperti ini di kemudian hari.
“Ya kita harus dorong kepolisian untuk bentuk satgas dalam hal penagihan ini, agar ada edukasi dan sosialisasi untuk persoalan ini. Sebab, kebanyakan jika bukan kreditur yang berulah, pasti oknum penagihnya. Paling tidak ada solusi yang baik untuk menjawab masalah dalam dunia hutang-piutang.” Tutup Fauzan Ohorella Ketua Umum AMMI.(*)
Tidak ada komentar