LEMKASI Nilai Polemik Motor Listrik BGN Tak Utuh, Berpotensi Menyesatkan

Admin Pusat
17 Apr 2026 15:05
INDONESIA 0 343
2 menit membaca

Jakarta – Lembaga Kajian Strategis Indonesia (LEMKASI) menilai polemik pengadaan motor listrik dan atribut program oleh Badan Gizi Nasional (BGN) berkembang dengan narasi yang tidak utuh dan berpotensi menyesatkan opini publik.

banner 970x250

Ketua Umum LEMKASI Zul Saddam mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi besar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan dukungan logistik, mobilitas, serta standar operasional dalam skala nasional.

Menurutnya, pengadaan motor listrik perlu dilihat sebagai langkah strategis untuk mempercepat distribusi layanan gizi, terutama di wilayah dengan akses terbatas. Selain itu, kebijakan itu juga dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transisi energi bersih.

“Melabeli kebijakan ini sebagai pemborosan adalah penilaian yang terlalu sederhana dan tidak melihat kebutuhan riil program nasional,” kata Zul Saddam kepada wartawan, Kamis (16/4/2026).

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Terkait pengadaan atribut seperti kaos dan perlengkapan lainnya, LEMKASI menyebut hal itu merupakan bagian dari standardisasi dan identitas petugas di lapangan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga profesionalitas sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program.

LEMKASI juga memastikan proses pengadaan yang dilakukan BGN telah berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Kehadiran lembaga pengawas seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disebut sebagai bagian dari sistem kontrol untuk memperkuat tata kelola, bukan indikasi pelanggaran.

Selain itu, LEMKASI menilai maraknya narasi negatif yang beredar diduga sebagai upaya menggiring opini publik yang berpotensi melemahkan kepercayaan terhadap program strategis pemerintah.

Masyarakat diimbau tetap kritis dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengajak semua pihak melihat persoalan ini secara objektif agar tidak terjebak pada opini sepihak yang justru bisa menghambat program penting bagi masa depan bangsa,” ujarnya.

LEMKASI menegaskan komitmennya untuk mendukung langkah BGN dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis sebagai investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250