LSPI Sebut Komjen Winarto, Figur Ideal Wakapolri Masa Kini

Admin Pusat
8 Jul 2025 20:27
NEWS 0 427
2 menit membaca

Jakarta – Nama Komjen Pol Winarto kembali mencuat usai resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi. Namun, di balik kenaikan pangkat tersebut, sejumlah kalangan menilai Winarto layak mengisi posisi strategis sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri).

banner 970x250

Salah satunya datang dari Lentera Studi Pemuda Indonesia (LSPI). Melalui Sekretaris Nasionalnya, Denni Wahyudi, LSPI menyebut Winarto sebagai figur pemimpin ideal: tenang, tegas, humanis, dan jauh dari kontroversi.

“Pak Winarto adalah contoh pemimpin yang bekerja dengan tenang tapi berdampak. Sosok seperti ini yang kita butuhkan untuk memperkuat reformasi Polri dari dalam,” ujar Denni dalam keterangan tertulis, Selasa (8/7/2025).

Winarto bukan nama yang kerap tampil di media. Namun rekam jejaknya menunjukkan pengalaman panjang, baik di lapangan maupun di sektor strategis lintas lembaga. Lulusan Akpol 1992 ini pernah menjabat sebagai Kapolres Tanah Bumbu (2010), Dirlantas Polda Kalteng (2013), Dirlantas Polda Riau (2015), dan Kapolrestabes Bandung.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Kariernya terus menanjak dengan jabatan Wakapolda Sultra (2017), lalu dipercaya memimpin BIN Daerah (Kabinda) Kalsel pada 2020. Tak hanya itu, ia juga menjadi Staf Ahli Hankam BIN dan terakhir menjabat Deputi VIII BIN serta Inspektur Utama di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Karier beliau tidak hanya lintas wilayah, tapi juga lintas sektor. Ini menunjukkan fleksibilitas dan kapasitas manajerial yang solid,” tambah Denni.

Meski tidak banyak tampil di publik, Winarto dikenal di kalangan internal dan tokoh masyarakat daerah sebagai pemimpin yang membumi.

“Ketika banyak pejabat sibuk tampil di media sosial, Pak Winarto justru hadir langsung di lapangan. Beliau paham cara bicara dengan rakyat,” ujar Denni.

Menurut LSPI, posisi Wakapolri bukan sekadar administratif. Dibutuhkan figur penyeimbang, jembatan antara internal institusi dengan masyarakat sipil. Komjen Winarto dinilai memenuhi kriteria itu.

“Beliau punya integritas, kestabilan emosi, dan arah visi. Rekam jejaknya bersih dan konsisten. Ini momentum mempercepat reformasi Polri,” tegas Denni.

Meski tak banyak disorot media, nama Komjen Winarto harum di kalangan tokoh daerah dan mitra kerja lintas instansi. Kepemimpinannya dinilai tidak elitis, tidak reaktif, tapi solutif dan berdampak.

Bagi LSPI, Winarto adalah cerminan kepolisian masa kini: tidak haus panggung, tapi tajam dalam kerja. Sosok yang bisa menjembatani antara kebutuhan reformasi internal dengan ekspektasi publik terhadap Polri yang profesional, humanis, dan berkeadilan.

“Jika Indonesia ingin mempercepat transformasi Polri menjadi lembaga presisi dan berintegritas, maka sosok seperti Komjen Pol Winarto adalah salah satu kunci utamanya,” tutup Denni.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250