Narasi Penolakan PIK 2 Dinilai Menyesatkan, Cak Rofi`i Angkat Bicara

Redaksi Jakarta
26 Des 2024 15:21
NEWS 0 1002
2 menit membaca

REDAKSI JAKARTA – Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN), Muhammad Rofi Mukhlis alias Cak Rofii, menyampaikan pernyataan tegas menanggapi penolakan terhadap mega proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 yang telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Ia langsung turun ke lapangan untuk mendengar aspirasi masyarakat sekitar PIK 2, yang justru merasa bersyukur atas keberadaan proyek tersebut.

banner 970x250

“Yang menolak PIK 2 ini masyarakat Banten mana? Saya sendiri mendengar langsung dari warga sekitar PIK 2 bahwa mereka merasa terbantu. Proyek ini membuka lapangan kerja, menggeliatkan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan. Ini adalah harapan mereka selama ini,” ujar Cak Rofi`i dalam siaran persnya. (26/12).

Cak Rofi`i juga menyinggung sejumlah pihak yang gencar menolak PIK 2, termasuk Said Didu, yang menurutnya harus bertanggung jawab atas pernyataan-pernyataan yang dinilai merugikan. Ia mengapresiasi langkah hukum yang telah diambil terhadap Said Didu dan menyayangkan adanya tokoh yang mendukung narasi penolakan tanpa melihat langsung kondisi di lapangan.

“Mereka bilang bersama Said Didu, stand with Said Didu, tapi tidak bersama kebenaran, stand with truth. Ini sangat mengecewakan. PIK 2 bukan hanya proyek, tetapi juga peluang besar untuk menggeliatkan ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru, dan menjadi destinasi wisata unggulan dengan berbagai daya tarik, termasuk wisata mangrove dan kuliner khas,” tegasnya.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Sebagai bentuk keseriusannya membela aspirasi masyarakat sekitar, Cak Rofi`i menantang siapa saja, termasuk pihak yang menolak PIK 2, untuk melakukan debat terbuka. “Saya siap untuk debat terbuka demi membela masyarakat PIK 2 dan kesejahteraan mereka. Saya bersama kebenaran, stand with truth!” pungkasnya.

PIK 2, yang kini menjadi PSN, dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian lokal dan nasional. Namun, penolakan oleh sejumlah kelompok dianggap tidak mencerminkan suara mayoritas warga sekitar yang justru mendukung penuh proyek ini. Cak Rofi`i berharap debat terbuka dapat memberikan kejelasan kepada publik tentang pentingnya PIK 2 bagi masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250