
Jakarta, 24 Januari 2025 – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kristiani, melalui Koordinator Pusat Charles, menyatakan keprihatinan mendalam atas dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia yang melibatkan anggota Komisi XI DPR RI. Dana yang seharusnya diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat diduga disalahgunakan untuk kepentingan pribadi oleh oknum-oknum terkait.

Menurut laporan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dana CSR Bank Indonesia diduga digunakan tidak sesuai peruntukannya.
Selain itu, pengakuan dari beberapa anggota DPR menyebutkan bahwa seluruh anggota Komisi XI menerima dana CSR tersebut, namun hanya sekitar 50% yang digunakan untuk program CSR, sementara sisanya diduga mengalir ke kantong pribadi.
KPK telah melakukan penggeledahan di rumah salah satu anggota DPR, Satori, di Cirebon, terkait kasus ini.
@redaksi.jakarta
Selain itu, kantor pusat Bank Indonesia di Jakarta juga telah digeledah oleh KPK sebagai bagian dari penyelidikan dugaan penyalahgunaan program CSR.
BEM Kristiani menegaskan bahwa tindakan korupsi semacam ini tidak hanya merugikan negara secara finansial, tetapi juga mengkhianati kepercayaan rakyat. Dana CSR seharusnya menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan untuk memperkaya individu atau kelompok tertentu.
Oleh karena itu, BEM Kristiani mendesak:
1. KPK untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh anggota Komisi XI DPR RI guna memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana CSR Bank Indonesia.
2. Penegak hukum untuk menindak tegas oknum-oknum yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan dana CSR, tanpa pandang bulu, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3. Bank Indonesia untuk memperbaiki mekanisme penyaluran dana CSR agar lebih transparan dan tepat sasaran, serta memastikan adanya pengawasan yang ketat dalam implementasinya.
4. Masyarakat untuk tetap waspada dan proaktif dalam mengawasi penggunaan dana publik, serta melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan kepada pihak berwenang.
BEM Kristiani berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan memastikan bahwa keadilan ditegakkan demi kepentingan rakyat Indonesia.
Tidak ada komentar