
Jakarta, 6 September 2025 — Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) kini resmi dipimpin oleh dr. Muhammad Fadel Yudawa. Ia terpilih sebagai direktur LKMI melalui mekanisme fit and proper test yang berlangsung ketat, transparan, dan objektif. Pemilihan ini menjadi tonggak awal bagi babak baru gerakan kesehatan umat Islam di Indonesia.

Seleksi ketat dan transparan
Proses seleksi direktur LKMI kali ini tidak sekadar formalitas. Setiap kandidat diwajibkan mengikuti serangkaian tahapan, termasuk pemaparan visi dan misi, penguasaan isu kesehatan masyarakat, penilaian rekam jejak pengabdian, serta uji integritas dan kepemimpinan.
Dalam seluruh rangkaian tersebut, dr. Fadel tampil unggul. Ia dinilai memiliki kapasitas keilmuan, pengalaman lapangan, serta visi strategis yang dibutuhkan untuk membawa LKMI ke level yang lebih tinggi.
@redaksi.jakarta
Visi: LKMI sebagai garda terdepan kesehatan umat
Dalam pemaparannya, dr. Fadel menegaskan bahwa LKMI harus bertransformasi dari sekadar lembaga kaderisasi menjadi pelopor gerakan kesehatan umat yang berdampak luas. Ia merumuskan lima arah strategis untuk periode kepemimpinannya:
1. Transformasi gerakan melalui adaptasi teknologi dan digitalisasi layanan kesehatan.
2. Penguatan basis komunitas dengan menghadirkan program promotif dan preventif di tengah masyarakat.
3. Advokasi kebijakan publik untuk memperjuangkan keadilan akses layanan kesehatan.
4. Kolaborasi multipihak bersama pemerintah, akademisi, tenaga medis, dan masyarakat sipil.
5. Integrasi nilai spiritual Islam dengan menempatkan kesehatan sebagai bagian dari ibadah dan pengabdian.
Tantangan dan harapan
Terpilihnya dr. Fadel bertepatan dengan momentum refleksi 100 tahun perjalanan sistem kesehatan Indonesia. Meski terdapat berbagai capaian, tantangan seperti kesenjangan akses, keterbatasan fasilitas, hingga rendahnya kesadaran masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah besar.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. LKMI harus hadir lebih dekat dengan umat, menjadi motor gerakan kesehatan, serta memastikan setiap lapisan masyarakat merasakan hak atas kesehatan yang adil dan bermartabat,” ujar dr. Fadel usai dinyatakan terpilih.
Regenerasi kepemimpinan yang matang
Pemilihan melalui uji kelayakan menandai semakin matangnya proses regenerasi kepemimpinan di tubuh LKMI. Dengan legitimasi penuh dan latar belakang sebagai dokter serta aktivis kesehatan, dr. Muhammad Fadel Yudawa kini siap menakhodai LKMI menuju peran yang lebih strategis: membangun sistem kesehatan umat yang inklusif, progresif, dan berkeadilan sosial.
Tidak ada komentar